Lihat ke Halaman Asli

Gus Noy

TERVERIFIKASI

Penganggur

Puisi | Apakah Ini Perjamuan Terakhir

Diperbarui: 11 Agustus 2019   00:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Sitar bass adalah menu perjamuan puisi
Racikan akang dan kakanyong pada malam
Pembebasan para sandera musim panas

Aku terpelanting di mekar bunga-bunga
The Inner Light mengalun imajinasi usang
Dan Norwegian Wood semacam pohon
Ditanam Rabindranath Tagore
Cabang ranting menembus tengkorak
Telinga-telinga ternganga-nganga

Kau memang kurang ajar, Doktor!
Perjamuan puisi menjadi terlalu meriah
Semarak kata dalam petikan-petikan kebebasan
Malam tenggelam di meja-meja

Aku pun tidak menyangka
Puisi-puisi ditenggak dengan cawan-cawan ceria
Polah Orang-orang Oetimu mengolah udara

Apakah ini perjamuan terakhir

Pengantar sebelum perjalanan musafir
Dari kota ke kota tanpa singgah di desa dusun
Hanya tersebab kecemasan pada susut perut  

Sitar menggetarkan daun-daun marungga
Bass menggeber daun-daun mangga
Akang dan kakanyong memetik mulut-mulut
Seperti bujukan menyeruput perjamuan ini

Aku berada di selangkang waktu
Kau memang kurang ajar, Doktor!
Dengan perjamuan puisi menggerogoti rambutku
Meski semua terpenggal oleh dua orang penikmat goyang kampungan

*******
Kupang, 10 Agustus 2019

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline