Musim ini Pellegrini seperti mempunyai magis untuk memulihkan pemain-pemain yang sebelumnya terpuruk. Hector Bellerin, Marc Roca dan Ayoze Perez diangkut dari Premier League untuk dijadikan pemain andalan. Guido Rodriguez juga disulapnya menjadi salah satu pemain kelas dunia. Terbukti dengan selalu dipanggilnya ia ke skuad Juara Dunia, Argentina, bersama rekannya German Pezzella. Pemain yang paling merasakan magisnya sentuhan Pellegrini tentu adalah Isco.
Dibuang dari Real Madrid, sempat mengembara ke Sevilla hingga tanpa klub di setengah musim lalu. Perjalanan playmaker Spanyol ini sungguh menemukan kisah indahnya bersama Betis. Posisi nomor 10 diberikan kepadanya, setelah ia tidak dimainkan di tempat tersebut di tim sebelumnya. Penampilan berkelas yang ditunjukkan Isco mengingatkan akan penampilan masa mudanya bersama Malaga. Senyum kini selalu terpancar di wajahnya ketika bermain, secerah harapan pemain 31 tahun itu untuk kembali ke performa terbaiknya. Ia kini tidak diwajibkan bertahan dalam tim, dimana dibelakangnya sudah siap Guido, Marc Roca atau bahkan William Carvalho melindunginya.
Strategi Pellegrini juga jitu dengan memberikan kesempatan pada sayap cepat, yakni pemuda Senegal 18 tahun Assane Diao. Diao mampu berlari mencari ruang untuk Isco dapat memberikan umpan terobosannya. Bola dapat langsung ditembak ke gawang, ataupun diberikan kepada Willian Jose. Nama terakhir ini sempat digadang-gadang akan jadi penyerang andalan Brazil ketika berseragam Sociedad. Cara mainnya juga mengingatkan kita saat masa kejayaan Diego Costa. Namun, angka pada gol nya mengalami penurunan sejak musim 2020 sehingga dipinjamkan Sociedad ke Wolves. Kini ia merangkai asa lagi untuk jadi penyerang top dengan 4 gol sudah dicetaknya di La Liga.
Sementara bagaimana dengan tim tamu? Tim asuhan Javier Aguirre tidak pernah menang di enam laga terakhir La Liga. Meski sempat mengejutkan dengan mengimbangi Barcelona 2-2, Mallorca kesulitan mengakhiri laga dengan kemenangan. Apalagi di pertandingan ini mereka akan kehilangan kiper Rajkovic karena hukuman kartu merah, dan masih akan tanpa kehadiran kapten tim Antonio Raillo yang cedera.
Pemain-pemain yang medioker didatangkan di awal musim menggantikan Lee Kang-in, tidak mampu menjawab keringnya prestasi Mallorca. Sepertinya mereka akan struggle di papan bawah La Liga musim ini jika tidak ada tambahan amunisi kakap di bursa transfer musim dingin.
Patut ditunggu apakah Vedat Muriqi dan Dani Rodriguez mampu memanfaatkan sekecil apapun kesempatan yang didapatkan. Jikapun bisa, mungkin itu hanyalah penyama kedudukan di laga ini. Adu strategi dua pelatih kawakan juga akan tersaji. Peluang besar akan ada pada kubu Los Verdiblancos dengan kualitas pemain yang jauh lebih baik dibandingkan sang tamu.
Perkiraan Formasi :
Real Betis (Rank 7) 4-2-3-1 : Bravo; Bellerin, Pezzella, W. Carvalho, Miranda ; Guido R, Marc Roca; Diao, Isco, Ayoze; Willian Jose
Pelatih : Manuel Pellegrini
Mallorca (Rank 16) 4-4-2 : Greif; Gonzalez, Valjent, Nastasic, J. Costa; Antonio Sanchez, Mascarell, S. Costa, Dani Rodriguez; Muriqi, Abdon
Pelatih : Javier Aguirre
Prediksi : 55:45