Lihat ke Halaman Asli

Gregorius Nafanu

TERVERIFIKASI

Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

EUFORIA KOMPASIANIVAL 2015

Diperbarui: 25 Oktober 2022   12:52

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi perhelatan akbar Kompasianival (diambil dari kompasiana)

Perhelatan akbar kompasianival 2015 yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (12-13 Desember 2015) usai sudah. Cerita kesuksesan penyelenggaraan kopi darat terakbar tahun ini menghiasi berbagai kolom media, khususnya media online. Mesin google pun menampakkan 140.000 hasil jika kita memasukkan kata kunci "kompasianival 2015". 

Gaung Kompasianival yang sudah ditabuh beberapa bulan sebelumnya ternyata memacu adrenalin kompasianer yang tersebar di seantero nusantara, bahkan di luar negeri untuk berpartisipasi, entah menjadi peserta, relawan maupun undangan khusus karena dianggap berprestasi versi pengelola kompasiana.

Euforia paling nampak, tentu saja dapat dibaca di media kompasiana ini. Hampir semua peserta kompasianival menumpahkan isi hati mereka melalui goresan kata yang dirangkai dalam susunan kalimat-kalimat yang menggembirakan. Semua peserta berlomba-lomba untuk melaporkan peristiwa ini secara tertulis, seolah-olah takut ketinggalan 'kereta liputan'. 

Undangan makan siang dari Presiden Jokowi bagi kompasianer yang beruntung, nampaknya menjadi trending topic di Kompasiana. Mereka yang menghadiri jamuan makan siang bersama Jokowi ini begitu detail melukiskan peristiwa waktu demi waktu, termasuk saat menggantikan kostum mereka.

Di tengah euforia tersebut, ternyata banyak juga kompasianer yang masih mempertanyakan kriteria seseorang untuk menghadiri makan siang bersama sang presiden. Intinya, mempertanyakan transparansi panitia terhadap bentuk penghargaan ala kompasiana. Saya lantas bertanya, apakah pelaksanaan kompasianival 2015 ini sudah sesuai dengan tema yang di usungnya, INDONESIA JUARA?

'JUARA'. Siapa sih yang tidak mau menjadi juara? Semua orang, tua-muda, laki-perempuan, pasti ingin menjadi yang terbaik. Nah, juara sejati tentu saja akan selalu mengutamakan sifat dan sikap yang menunjukkan kesejatiannya: jujur, sportif dan tentu saja tidak memanfaatkan kedekatannya dengan para penyelenggara untuk mendapatkan juara tersebut.

Terkait dengan ini, admin kompasiana sebaiknya memperhatikan keluhan, saran dan protes dari kompasianer yang belum mendapatkan layanan atau perlakuan secara fair dengan sesama kompasianer lainnya. Sekecil apapun saran tersebut, selayaknya diperhatikan dengan sungguh-sungguh, tentu saja untuk kemajuan kompasiana yang kita cintai ini.

Kita sebagai keluarga besar Kompasiana, sebaiknya tidak terlalu larut dalam euforia berkepanjangan, tetapi secara serius mulai menindaklanjuti catatan-catatan, baik yang diperoleh pada saat berlangsungnya perhelatan Kompasianival maupun saran dari 'penonton' acara Kompasianival yang mengikuti kegiatan tersebut dari jauh.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline