Lihat ke Halaman Asli

Rasull abidin

Sekelumit tentang kita

Nyanyian Pelangi (2)

Diperbarui: 23 Desember 2018   16:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Photo by. Andi N.

Kerjap-kerjap peluh kuli proyek dikoyak cuaca,membias pelangi,
lalu pelangimu menjelma cahaya
menyinari gubuk kecil tak berjendela,
istanamu,
diam diantara malam pekat dan kunang,
di hias gelegar riang yang remang,
dan lelaki kecil yang khusuk,
Ia hitung gemerlapan gemintang

Pelangimu,
Pelangi biru yang turun dari langit,
keluar dari bongkahan kerikil pergulatan
Ia mengarungi ribuan senja,
selincah sayap-sayap camar mengangkasa

Bila cuaca nyalang mengikis suaramu
Kerjap-kerjap peluhmu berguguran,
di reguk tuan tuan dan bapak bapak kita,
lantaran ia mengaga dan dahaga,
ataukah ia lupa kumandang nyanyian pelangi
masih menggema,
diatas langit bangsa kita.

Surabaya, 10 Des 2018
Rasull abidin

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline