Salah satu pilar yang ada pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari menggunakan air dan sabun. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan sering sekali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen berpindah dari satu orang ke orang lain baik dengan kontak langsung atau kontak tidak langsung (menggunakan permukaan permukaan lain seperti handuk, gelas). Tangan yang bersentuhan langsung dengan kotoran manusia atau binatang, atau cairan tubuh lain seperti ingus, dan makanan/minuman yang terkontaminasi saat tidak dicuci dengan sabun dapat memindahkan bakteri, virus dan parasit pada orang lain. Sehingga kita perlu menerapkan kebiasaan 6 langkah CTPS (cuci tangan pakai sabun) dengan baik dan benar. Tingkat keefektifan mencuci tangan dengan sabun dalam penurunan angka diare dalam persen menurut tipe inovasi pencegahan adalah mencuci tangan dengan sabun sebesar 44%.
Mahasiswa KKN Tematik juga mengadakan kegiatan di SD/MI yang ada di Desa Situwangi untuk melaksanakan program Hand Hygiene karena program ini salah satu program kerja yang wajib dilaksanakan dengan tujuan membangun kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun sejak kecil. Harapannya kebiasaan ini akan menciptakan budaya sehat yang baik di lingkungan sekolah dan juga bisa dibawa kerumah oleh anak-anak. Program CTPS ini dilaksanakan di dua sekolah yang ada di wilayah Desa Situwangi, setelah melaksanakan survey ke 6 sekolah yang ada maka kami memilih SDN 2 Situwangi kelas 4 dan 5 lalu MI NU 02 Situwangi kelas 3 dan 4. Kedua sekolah ini kami pilih karena melihat bahwa siswa kurang mengerti 6 langkah cuci tangan pakai sabun, serta kurangnya edukasi yang diberikan kepada anak oleh dewan guru.
Mahasiswa KKN mengatur 5 pertemuan dengan dewan guru maupun para murid, yang terdiri dari 2 pertemuan pertama merupakan kegiatan advokasi bersama para guru, seperti penyamaan persepsi bahwa mahasiswa KKN datang hanya sebagai fasilitator bukan sebagai penyelenggara, lalu diskusi hambatan dan solusi terkait CTPS di sekolah dan penentuan Mr/Mrs. Handwash yang harapannya kegiatan CTPS ini dapat terus berjalan walaupun para mahasiswa KKN sudah tidak melaksanakan kegiatan CTPS di sekolah tersebut. Lalu pertemuan yang kedua merupakan pengenalan kegiatan CTPS yang akan dilaksanakan kepada para murid, seperti pengenalan hygiene kit Sato Tap, pengenalan games yang berkaitan dengan CTPS, dan juga mematangkan rencana intervensi kepada para murid.
Mahasiswa KKN Tematik UNDIP melaksanakan program CTPS di sekolah dengan melaksanakan beberapa kegiatan yang menyenangkan bersama para murid, jadi tidak hanya pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga ada pengenalan lagu langkah Cuci Tangan Pakai Sabun, lalu ada permainan juga perlombaan sederhana yang dilaksanakan agar para murid tidak bosan ketika edukasi mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun. Selain itu juga hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa yang menyenangkan ketika melakukan kegiatan cuci tangan pakai sabun. Terdapat 3 permainan sederhana yang dibuat agar murid mudah memahami materi yang diberikan yaitu Games Why, When, How. Sesuai namanya ketiga permainan ini membantu para murid SD/MI memahami kenapa, kapan, dan bagaimana mencuci tangan pakai sabun. Selanjutnya, pada hari terakhir pertemuan dilaksanakan perlombaan dengan 5 jenis lomba yang diselenggarakan seperti lomba bernyanyi grup, bernyanyi solo, mewarnai, membaca puisi, serta membaca pidato. Perlombaan dilaksanakan dengan sangat baik dan meriah dan diikuti dengan antusias oleh para murid baik di SDN 02 Situwangi maupun MI NU 02 Situwangi. Kegiatan CTPS di sekolah diakhiri dengan Deklarasi komitmen anak mau Cuci Tangan Pakai Sabun yang dilakukan oleh para murid SDN 02 Situwangi dan MI NU 02 Situwangi.
Dengan melalui edukasi kepada para murid di SDN 02 Situwangi maupun MI NU 02 Situwangi yang telah dilakukan siswa dapat menjadi percontohan perubahan perilaku cuci tangan pakai sabun di lingkungan sekolah dan keluarganya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H