Lihat ke Halaman Asli

Yudel Neno

Penenun Huruf

Gereja Nusra Peduli Migran dan Perantau

Diperbarui: 22 Juli 2019   09:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dok.pribadi

Keuskupan-Keuskupan Regio Nusa Tenggara (Nusra) bakalan menyelenggarakan Pertemuan Pastoral (Perpas) ke XI 2019. Pertemuan ini akan dimulai dari tanggal 22-27 Juli 2019, bernaung di bawah tema : Gereja Regio Nusra, Peduli Migran dan Perantau.

Ada delapan Keuskupan yang akan menyelenggarakan Perpas kali ini yakni Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Denpasar, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Maumere Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Weetebula dan Keuskupan Atambua sebagai tuan rumah.

dok.pribadi

Hadir dalam Perpas kali ini, Mgr. Vincentius Sensi Potokota (Uskup Keuskupan Agung Ende), Pr, Mgr. Silivester San, Pr (Uskup Keuskupan Denpasar, sekaligus Administrator Keuskupan Ruteng), Mgr. Frans Kopong Kung, Pr, (Uskup Keuskupan Larantuka), Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Pr, (Uskup Keuskupan Maumere), Mgr. Petrus Turang, ini Pr, (Uskup Keuskupan Agung Kupang), Mgr. Edmund Woga, CSsR (Uskup Keuskupan Weetebula),  dan Mgr. Dominikus Saku, Pr (Uskup Keuskupan Atambua). Hadir juga banyak peserta, perwakilan dari masing-masing Keuskupan.

Kegiatan Perpas akan dibuka dengan Misa Pembukaan, bertempat di Gereja Paroki Katedral Atambua, tepat pukul 17.00 WITA, 22/07/19. Selanjutnya kegiatan Perpas akan berlangsung di Hotel Matahari Atambua.

dok.pribadi : Tampak stand-stand siap pakai

Dalam rangka memeriahkan Perpas ke XI ini, Keuskupan Atambua menyelenggarakan Pameran Ekonomi Kreatif yang berpusat di sekitar lokasi Keuskupan Atambua.

Terkait dengan peserta pameran Ekonomi Kreatif, Sr. Klarentin, FSGM mengatakan ada 46 Paroki, perwakilan dari Paroki-Paroki keempat Dekenat Keuskupan Atambua.

"Pameran kali ini diikuti oleh 48 Paroki, perwakilan dari empat Dekenat Keuskupan Atambua. Ada beberapa sekolah yang ikut serta dan juga beberapa Paroki merangkap stand-stand yang ada," pungkas Sekretaris Panitia Pameran Ekonomi Kreatif itu.

dok.pribadi : Tampak Sr. Lita, FdCC sedang memantau proses pembuatan brownis singkong

Tepat di dua lapangan besar lokasi Keuskupan Atambua, telah tersedia stand-stand pameran Ekonomi Kreatif umat Keuskupan Atambua. Ada rupa-rupa makanan, minuman, hasil karya tangan umat Keuskupan Atambua dan pernak-pernik lainnya.

dok.pribadi

Hingga berita ini diturunkan, berbagai umat mulai berdatangan untuk menghuni dan menghiasi stand masing-masing.

Mari kita sukseskan dua kegiatan besar ini dengan cara kita masing-masing.

Sekiranya dua kegiatan besar ini; Perpas ke XI 2019 dan Pameran Ekonomi Kreatif menjadi event bagi Umat Keuskupan Atambua untuk menumbuhkembangkan semangat ekonomi kreatif dan semangat persaudaraan sebagaimana motto tahbisan Bapak Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr :  Vos Amici Mei Estis (Kamulah Sahabat-Sahabatku).

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline