Lihat ke Halaman Asli

Fithri Yuniasari

Mahasiswa S1 Farmasi Universitas Airlangga

Mahasiswa KKN BBK-4 Universitas Airlangga Wilayah Tugas Kelurahan Sambikerep 2 Mengabdi untuk Warga Sambikerep Kota Surabaya

Diperbarui: 1 Agustus 2024   16:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

(Gambar : Program Sinau Bareng bersama adik-adik RW 5 Kelurahan Sambikerep) (Dokpri)

Surabaya, 30 Juli 2024 - Kelompok KKN BBK-4 2024 Universitas Airlangga wilayah tugas Kelurahan Sambikerep 2 telah melaksanakan Belajar Bersama Komunitas (BBK) di kelurahan Sambikerep Kota Surabaya yang dimulai pada tanggal 2 Juli - 27 Juli 2024. Kelompok KKN BBK-4 Kelurahan Sambikerep 2 berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada empat bidang utama yaitu lingkungan, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Kegiatan BBK ini memiliki tujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat kelurahan Sambikerep sekaligus dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama belajar di perkuliahan.

Babak awal dari KKN BBK-4 dimulai dengan pelepasan peserta di Airlangga Convention Center (ACC) yang dilepas oleh rektor Universitas Airlangga Prof. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak., yang berpesan untuk seluruh mahasiswa dapat berkontribusi dan fokus dalam membangun wilayah tugas masing-masing. Dilanjutkan dengan penerimaan di Kecamatan Sambikerep yang diikuti oleh setiap perwakilan Kelurahan dari Made, Lontar, Sambikerep, dan Bringin yang disambut hangat oleh pihak masing-masing kelurahan.

Kelompok BBK-4 2024 Kelurahan Sambikerep 2 telah melakukan kegiatan program kerja yang pertama yaitu kesehatan. Program kerja kesehatan yang telah dilaksanakan yaitu Posyandu Balita dan anak, kegiatan ini memberikan pelayanan kesehatan kepada balita dan anak yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan untuk membantu tumbuh kembang anak, dan pemberian PMT juga dilakukan untuk meningkatkan status gizi balita. Tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah untuk memberikan layanan kesehatan kepada balita dan anak seperti penyuluhan tanda bahaya, pengukuhan tinggi dan berat badan, imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan screening TBC. 

Program posyandu keluarga juga telah dilaksanakan yang mencakup pelayanan kesehatan bagi semua anggota keluarga mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia. Pelayanan kesehatan tersebut meliputi tinggi dan berat badan, imunisasi, pemberian makanan tambahan, pengecekan tensi dan gula darah serta screening TBC. Mahasiswa BBK diberikan kesempatan untuk mengisi edukasi mengenai hipertensi, TBC, dan diabetes melitus pada lansia diikuti dengan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah yang disambut meriah dengan aktifnya para peserta dalam sesi tersebut. Selain Posyandu Balita dan anak, Program kerja kesehatan lainnya yaitu Olahraga Ceria yang dilaksanakan setiap hari Sabtu di Balai RW masing-masing di Kelurahan Sambikerep. Olahraga ceria ini merupakan pelaksanaan senam pagi bersama lansia yang dilaksanakan sebelum posyandu keluarga yang dipimpin oleh instruktur senam dan diikuti oleh peserta senam lansia. 

Terdapat program pendidikan kesehatan yaitu Edukasi Pertolongan Pertama pada Kegawatdaruratan (PPGD) yang merupakan edukasi pertolongan pertama yang mencakup usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat dalam rangka menyelamatkan korban dari kematian, sebelum mendapat pertolongan yang lebih lanjut oleh dokter atau petugas kesehatan lainnya. Kegiatan ini diisi materi Basic Life Support dan pertolongan pertama pada korban tersedak (Heimlich Maneuver). Pelatihan ini diberikan kepada para Kader Surabaya Hebat yang harapannya dapat diajarkan ke warga sekitar dan memberikan pertolongan di sekitarnya. Setelah materi, peserta dipersilahkan mencoba memperagakan materi yang telah diberikan pada manekin. Acara ini memperoleh respon positif dari para kader yang hadir dimana mereka merasa materi PPGD ini jarang dibawakan dan diterapkan dikehidupan.

Selain membuat program kerja bagi warga, kelompok KKN BBK-4 juga turut serta dalam pelaksanaan program kemasyarakatan yang diadakan oleh pemerintah Kota Surabaya seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti dan pencegahan penyakit Demam Berdarah (DBD).  Selain itu turut membantu program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang merupakan sebuah sarana pendidikan informal berbasis Rukun Warga (RW) yang ditujukan untuk memperbaiki pola asuh orang tua terhadap anak-anak. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengisi materi yang dijadwalkan pada setiap RW.

Di bidang ekonomi, BBK-4 Kecamatan Sambikerep melakukan program kerja unggulan yaitu memberikan pengetahuan dan pendampingan kewirausahaan pada pelaku UMKM di Kecamatan Sambikerep. Pengetahuan ini berupa seminar tentang pembuatan QRIS yang disampaikan oleh kelompok kelurahan Sambikerep 1 dan 2 dan digital marketing yang disampaikan oleh oleh kelompok BBK-4 Kelurahan Made 2 Kecamatan Sambikerep. Acara ini dilaksanakan pada pukul 14.00 - selesai bertempat di Kecamatan Sambikerep yang dihadiri oleh perwakilan kelompok BBK-4 dan pelaku UMKM di Kecamatan Sambikerep. Acara ini meliputi pengetahuan tentang pembuatan QRIS, digital marketing, branding, packaging, hingga strategi pemasaran yang modern. Tujuan dari acara ini adalah untuk membantu meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat untuk memulai usaha sebagai sumber penghasilan tambahan. 

Di bidang pendidikan, memiliki program kerja yaitu Sinau bareng yang memiliki tujuan untuk memberikan wadah bagi anak-anak untuk beraktivitas secara kreatif, inovatif, dan produktif. Program  ini dilaksanakan pada malam hari pukul 18.30 yang diadakan rutin setiap minggu di masing-masing balai RW dan diikuti oleh anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun jenjang pendidikan sekolah dasar. Anak-anak diajak untuk belajar dengan suasana baru dengan mengemas materi dalam bentuk permainan sehingga anak-anak senang untuk belajar. Materi yang diberikan meliputi matematika, bahasa Inggris, dan keterampilan. Walaupun program ini dijalankan saat libur sekolah anak-anak sangat antusias dalam mengikuti program belajar bersama ini yang ditunjukkan dengan peningkatan peserta “Sinau Bareng” pada setiap pertemuannya. 

Di bidang lingkungan, terdapat program urban farming bekerja sama dengan bank sampah RW 7, botol bekas diolah menjadi media tanam dimana botol bekas disusun menjadi 4 susun  dalam 1 tali yang nantinya akan digantung di dinding. Botol bekas diolah bersama anak-anak mengecat botol tersebut agar lebih menarik. Proses penanaman bibit selada dilakukan bersama-sama dan hasil urban farming diserahkan ke bank sampah terkait sebagai bentuk dukungan mahasiswa KKN BBK-4 Universitas Airlangga kepada RW 7 yang sedang mengikuti lomba Proklim. 

Program terakhir yang diusung dari BBK-4 Kel Sambikerep 2 bertajuk STAMINA: Stop Stunting dengan MPASI yang Baik. Kegiatan ini dikemas dengan pemberian edukasi pentingnya pemberian MPASI dan demo live cooking menu MPASI pisang biskuit Regal Marie. Acara ini dihadiri oleh perwakilan ibu pada setiap RW di Kelurahan Sambikerep yang memiliki balita pra-stunting. Respon positif ditunjukkan oleh para balita yang datang mencoba hasil masakan dengan memberikan testimoni baik sehingga para ibu semakin mantap mencoba memasak menu MPASI yang didemonstrasikan. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline