Lihat ke Halaman Asli

Fikri Rahmadian

Deguns Media

36 WBP LPN Gunung Sindur Jalani Sidang TPP untuk diusulkan Remisi Susulan 2024

Diperbarui: 13 Januari 2025   09:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

36 Warga Binaan Lapas Narkotika Gunung Sindur Jalani Sidang TPP Untuk Diusulkan Remisi Susulan 2024 baik RK Maupun RU (Sumber Gambar: Humas de'Guns)

36 Warga Binaan Lapas Narkotika Gunung Sindur Jalani Sidang TPP Untuk Diusulkan Remisi Susulan 2024 baik RK Maupun RU

BOGOR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), bertempat di Aula Sahardjo Gedung 2 Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Rabu (08/01).

Kasi Binadik Made mewakili Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Dedy Cahyadi menyampaikan Sidang TPP adalah sidang untuk mengusulkan apakah warga binaan layak mendapatkan hak remisi susulan tahun 2024 baik Remisi Khusus (RK) maupun Remisi Umum (RU), dengan terpenuhinya persyaratan baik administrasi maupun substansi, ujarnya

Sidang TPP adalah komponen penting dalam program pembinaan dan pemenuhan hak mendapat remisi susulan tahun 2024 bagi warga binaan.

Sidang ini didasarkan pada keputusan bersama yang objektif, tanpa kepentingan pribadi dan dilaksanakan dengan jujur, transparan, dan objektif.

Sidang diawali dengan permohonan Wali Pemasyarakatan kepada ketua sidang untuk menyetujui pengusulan anak walinya untuk dapat dapat diusulkan hak remisinya.

Sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) dilaksanakan untuk pengusulan hak remisi susulan tahun 2024 yang akan diberikan warga binaan.

Sidang berjalan dengan lancar dan responsif, dimana seluruh peserta sidang menyampaikan pendapat dengan jelas dan tepat sasaran, serta seluruh warga binaan yang diusulkan mengikuti jalannya sidang dengan tertib dan berjanji akan menjadi insan yang baik, pungkasnya.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline