Lihat ke Halaman Asli

Efwe

TERVERIFIKASI

Officer yang Menulis

Waspada, Konsentrasi, dan Batasi Kecepatan, Itu Kunci Keselamatan Berkendara

Diperbarui: 7 November 2021   10:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kompas.com

Tubagus  Joddy sopir yang mengendarai mobil Vannesa Angel saat kecelakaan tunggal di tol Jombang-Mojokerto Kamis (04/11/21) lalu mengakui mengendarai Mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan kecapatan tinggi saat kecelakaan itu terjadi.

"Dari interogasi awal, dari sopir sih mengaku (kecepatan saat mengemudi) 120 kilometer per jam," kata Kasi Laka Lantas Gakkum Polda Jawa Timur seperti dilansir Tribunnews.com, Sabtu (06/11/21).

Parahnya lagi,  Joddy juga mengakui ditengah mengendarai mobil dengan kecepakatan tinggi tersebut ia sempat membuat Instastory lewat ponselnya.

Dengan fakta seperti itu, Joddy menurut Polisi berpotensi untuk dijadikan tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan pesohor Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah. tersebut.

Jika memang faktanya demikian artinya Joddy dianggap lalai saat mengendara sehingga menyebabkan nyawa orang lain melayang.

Ya, mengendara dengan kecepatan tinggi sambil memainkan ponsel  sehingga menimbulkan kecelakaan apalagi sampai merenggut nyawa orang lain adalah sebuah kelalaian.

Menurut sejumlah sumber bacaan yang saya dapatkan, mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi selain diperlukan pengalaman dan fisik yang mumpuni juga memerlukan konsentrasi yang sangat tinggi.

Memainkan ponsel sambil berkendara akan mendistraksi konsentrasi, akibatnya potensi terjadinya kecelakaan sangat tinggi.

Perlu diketahui juga, karena membutuhkan konsentrasi, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi menjadi sangat melelahkan.

Semakin cepat mobil dipacu semakin sempit sudut pandang pengendara, dan semakin tinggi kesiagaannya agar dapat bereaksi dengan benar dalam waktu yang tepat.

Makanya, saat mengendarai mobil di jalan tol yang cenderung melaju dalam kecepakatan tinggi sehingga menimbulkan kelelahan disarankan untuk bersitirahat setiap 2 jam agar bisa  tetap bereaksi secara benar dan dalam waktu yang tepat.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline