Lihat ke Halaman Asli

Patroli Abadi Tradisi Angkatan Laut bagi Prajurit yang Gugur di Laut

Diperbarui: 29 April 2021   11:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tampilan KRI Nanggala-402 saat masih aktif beroperasi. (KOMPAS/CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO)

Setelah uni soviet dibubarkan pada tahun 1989, tragedi kapal selam tenggelam pertama milik rusia diawali oleh tenggelamnya kapal selam Kursk pada tanggal 12 bulan agustus tahun 2000.

Hal ini sudah menjadi pengetahuan umum sehingga tidak perlu dibahas lagi

Kapal selam bertenaga nuklir yang tenggelam menggemparkan awak media di penjuru dunia atas dasar fakta bahwa hal ini jarang sekali terjadi.

Ketabahan para awak kapal hingga akhir hayat menjadi hal yang dapat dipetik dari peristiwa ini meskipun terdapat faktor lain seperti penanganan yang lambat maupun keusangan teknologi keselamatan di kapal selam Rusia.

Para awak kapal menunjukkan teladan bagaimana sebaiknya para prajurit menunjukkan  ketabahan dalam menghadapi kematian yang tidak terhindarkan.

"On Eternal Patrol" menjadi slogan yang menggambarkan kejadian tenggelamnya kapal selam Kursk dalam artikel yang dimuat WordPress.com pada tanggal 25 Juli 2010.

Dalam artikel yang mereka tulis tercantum keterangan di bawah foto yang berbunyi "Kursk jadilah kenangan abadi mereka."

Penggunaan istilah patrol abadi telah dipergunakan sejak lama untuk mengenang para awak kapal selam yang tenggelam saat kapal mereka dihajar torpedo dimasa perang.

Tentunya sebagai awak kapal selam para awak Kursk wajib dihargai oleh negara dan bangsa dimana mereka mengabdi.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apabila kapal selam tenggelam kompensasi apa saja yang diterima oleh keluarga mereka ?

Keputusan presiden Putin untuk meneruskan libur pada saat kapal selam Kursk tenggelam menimbulkan reaksi kemarahan dari para keluarga awak kapal, untuk meredam reaksi mereka presiden putin mengeluarkan keputusan presiden.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline