Lihat ke Halaman Asli

Rita Mf Jannah

Pelaku Pasar Modal, Pengamat Pendidikan, Jurnalis, Blogger, Writer, Owner International Magazine

Si Dia Dingin Kenapa?

Diperbarui: 4 Juli 2021   20:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Illustrasi pasangan yang dingin (pic: momjunction.com)

Sikap dingin adalah pertanda cinta yang Anda jalani menuju pada titik jenuh, jika tak segera diperbaiki, atau setidaknya dicarikan akar permasalahannya, maka akan berujung pada kehancuran


Saat pertama jauh hati, segalanya terasa indah, dunia milik berdua, hampir tak ada waktu mau terbuang untuk kegiatan lain, apalagi untuk orang lain. Seiring perjalanan waktu keindahan itu mulai berkurang, kehangatannya pun mulai tak terasa, tak ada lagi rayuan ataupun kata cinta, kok bisa kenapa?

Jika Anda mengalami hal-hal seperti di atas, itu menjadi pertanda cinta yang Anda jalani menuju pada titik jenuh, jika tak segera diperbaiki, atau setidaknya dicarikan akar permasalahannya, maka akan berujung pada kehancuran. Tapi sebelum jatuh dalam patah hati memikirkan semuanya, alangkah baiknya memahami dulu apa penyebab dari semua itu.

Beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab sikap dingin pasangan adalah:

Kebosanan

Hal yang paling ditakuti pasangan kekasih adalah rasa bosan, karena yang ditemui itu-itu saja, dengan kebiasaan yang sama yang kurang disukai. Saat hubungan telah berjalan sekian waktu akan mulai terlihat tabiat asli, dan bisa jadi wajah asli, kalau biasanya penuh dengan polesan kepalsuan, seiring waktu akan terlihat aslinya,hingga menimbulkan kebosanan.

Anda tak menarik lagi

Saat jatuh cinta, segala hari dipenuhi penasaran dan keinginan diperhatikan pasangan, namun setelah waktu berjalan ada sisi-sisi kekurangan yang dirasakan pasnagan mengurangi daya tarik Anda, akibatnya dia bersikap dingin.

Ada yang lebih menarik dari Anda

Seiring perjalanan waktu, saat segala kekurangan bukan dipahami tapi malah jadi bahan perbandingan, kemudian bertemu dengan tandingan yang lebih menawan, maka perhatian itu berpibdah pada yang lebih menarik dari Diri Anda.

Hubungan terlalu monoton

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline