Lihat ke Halaman Asli

KKN Tematik Kelompok 47

UPN Veteran Jawa Timur

Inovasi Berkebun, Mahasiswa KKNT-47 Berkontribusi dalam Pelatihan Penanaman Hidroponik

Diperbarui: 1 Juni 2022   13:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Berkebun dengan metode hidroponik merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk masyarakat yang memiliki lahan sempit. Hal tersebut dikarenakan dengan penyusunan tanaman hidroponik secara vertical dapat menghasilkan tanaman secara bersamaan. Penerapan system kerja yang diaplikasikan dalam hidroponik hanya membutuhkan sejumlah bahan diantaranya pipa paralon, beberapa jenis bibit tanaman sayur, sumber air serta nutrisi yang dibutuhkan masing- masing tanaman.

Rabu (1/6) mahasiswa KKN-T 47 melakukan pelatihan penanaman hidroponik kepada salah satu UMKM yang dinaungi oleh pihak Pecinta Hidroponik Surabaya (PHS) dan Dinas Pertanian Surabaya yaitu Ibu Muryati.  Berdirinya UMKM ini dimulai dari hobi serta memanfaatkan waktu luang. Pengembangan hidroponik sudah dijalankan . Berdasarkan hasil diskusi kami dengan beliau tentang system yang digunakan untuk menanam hidroponik cukup sederhana. Pipa paralon dipasang secara bertingkat menyesuaikan dengan tempat, sehingga dapat diaplikasikan pada lahan yang tidak terlalu luas. Pipa paralon dilubangi bagian atasnya untuk ditanami beberapa jenis tanaman serta diberikan nutrisi tanaman," jelasnya. Pendapatan yang diperoleh dari usaha tersebut juga berpeluang tinggi, hal ini kami ketahui dari hasil wawancara dimana tiap panennya mendapatkan keuntungan sekitar Rp. 500.000

Mahasiswa KKN-T 47 melakukan progress penanaman dari awal pembibitan sampai dengan pindah tanam ke netpot. Adapun bahan-bahan yang digunakan meliputi: netpot, kain flannel, benih tanaman pakcoy, pipa paralon, rockwoll, nutrisi dan sumber air. Langkah awal yang dilakukan menyemai benih terlebih dahulu di media rockwoll dengan ukuran 2 x 2 cm tiap rockwoll dan dilubangi sedikit tengahnya serta membasahi rockwool dengan air.

Dokpri

Tahapan berikutnya yaitu menyimpannya di tempat tertutup atau teduh, namun apabila kecambah sudah mulai muncul dapat dipindahkan pada tempat yang terpapar sinar matahari. Penyemaian ditunggu sampai benih pecah 2-3 hari sampai muncul daun sehingga langkah selanjutnya masuk pada tahap pemindahan bibit pakcoy pada rockwool yang diletakkan dalam netpot kemudian diletakkan ke pipa.

Kegiatan pelatihan berocok tanam dengan metode hidroponik serta ilmu yang sudah diberikan oleh Ibu Muryati diharapkan dapat diterapkan oleh Mahasiswa KKN-T 47 dalam memanfaatkan serta mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam dunia pertanian.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline