Lihat ke Halaman Asli

Ni KadekErayanti

Prodi Akuntansi FEB Unmas Denpasar

Krisis Keuangan yang Dihadapi Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Diperbarui: 12 Mei 2020   16:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

Oleh: Ni Kadek Erayanti (16) Prodi Akuntansi FEB Universitas Mahasaraswati Denpasar

Indonesia merupakan satu dari 160 Negara yang terkena imbas dari pandemi COVID 19. Hal ini berdampak pada lesunya beberapa sektor bisnis yang mengharuskan adanya interaksi langsung antar manusia seperti pariwisata, pameran dan lain-lain, berbagai larangan telah dianjurkan oleh pemerintah guna memutus rantai penyebaran COVID 19 salah satunya dengan melaksanakan social distancing atau larangan untuk melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak bersifat mendesak.

Dampak lain yang ditimbulkan dari pandemi ini adalah berkurangnya pendapatan dari masyarakat termasuk pengusaha yang kehilangan banyak pelanggannya, kondisi  ini tentu sangat menyulitkan beberapa pihak yang merasa dirugikan dengan adanya wabah ini bahkan hampir semua orang merasakannya terlebih Negara Indonesia yang saat ini mengalami kelesuan perekonomian dan sebagian besar masyarakatnya bergantung di sektor pariwisata yang mengalami kerugian lebih besar dibandingkan dengan sektor lainnya.

Banyak karyawan yang harus dirumahkan sebab ketidakmampuan perusahaan didalam menggaji karyawannya, kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan mereka, sementara pengeluaran tetap harus dibayarkan misalnya tagihan listrik bulanan maupun angsuran kredit atau sepeda motor.

Untuk dapat mengatasi krisis keuangan ditengah pandemi ini, diperlukan beberapa cara sebagai berikut :

1. Atur Ulang Keuangan

Tidak ada yang tahu kapan wabah ini akan berakhir, namun antisipasi harus terus dilakukan termasuk yang berkaitan dengan keuangan. Jika merasa kondisi keuangan telah mengkhawatirkan, segera atur ulang keuangan dengan memprioritaskan pengeluaran-pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari dan meminimalkan pengeluaran yang dianggap kurang perlu.

2. Mengambil Peluang Usaha

Di tengah situasi seperti sekarang ini banyak peluang usaha yang dapat diambil untuk bisa menghasilkan keuntungan, berkaitan dengan anjuran pemerintah yang melarang mengadakan aktivitas diluar rumah maka membuka bisnis online akan memberikan peluang yang besar dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini akan memudahkan didalam mempromosikan produk yang akan dijual.

3. Berhenti Menggunakan Kartu Kredit

Menghentikan penggunaan kartu kredit untuk sementara waktu ditengah situasi pandemi seperti sekarang ini merupakan tindakan antisipasi adanya tagihan di kemudian hari sehingga bisa lebih memfokuskan diri untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline