Lihat ke Halaman Asli

Nurdin Taher

TERVERIFIKASI

Keberagaman adalah sunnatullah, karena itu pandanglah setiap yang berbeda itu sebagai cermin kebesaran Ilahi. Surel : nurdin.en.te.70@gmail.com0

Memburu Numero Uno, antara Madrid dan Barcelona

Diperbarui: 17 Mei 2017   09:32

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

http://www.sumberbola.com/microsoft-prediksi-jawara-la-liga-real-madrid-atau-barcelona/

Oleh : eN-Te

Persaingan La Liga msuim 2016/2017 masih sangat ketat. Terutama antara pemuncak klasemen Barcelona dengan runner up klasemen sementara Real Madrid. Keduanya memiliki poin yang sama, sengan mengkoleksi 97 poin. Yang membedakan hanyalah selisih gol memasukkan, Barca lebih baik daripada Madrid. 

Liga Spanyol atau La Liga sudah memasuki jornada ke-37. Itu berarti tinggal satu laga tersisa yang akan menuntaskan satu musim kompetisi 2016/2017.

Satu laga terakhir itu akan sangat menentukan, tim mana yang paling berhak diakhir kompetisi yang akan menggenggam trofi juara. Mengingat dalam satu musim, La Liga menghelat pertandingan sebanyak 38 laga, dengan masing-masing 19 pertandingan kandang (home) dan 19 laga tandang (away).

Dalam daftar klasemen sementara La Liga, Barcelona menduduki posisi puncak dengan 87 poin, diikuti Real Madrid di posisi kedua dengan poin yang sama 87, dan posisi ketiga Atletico Madrid, 75 poin. Posisi berikutnya, posisi ke-4 dan ke-5 ditempati Sevilla dan Villareal masing-masing dengan 69 dan 64 poin.   

Meski Barcelona memiliki poin yang sama dengan Madrid, tapi karena lebih banyak mengkoleksi gol memasukkan (GM) daripada Marid maka lebih berhak menempati posisi puncak klasemen sementara. Perbandingan GM Barcelona dengan Madrid berselisih 12 gol. Barca mengkoleksi GM 112 gol sedangkan Madrid baru 100 gol.

Posisi 5 sampai 2 tidak bisa lagi saling mengejar, mengingat perbedaan atau selisih gol antara posisi 5 sampai 2 tidak mungkin lagi dapat melampaui satu tingkat di atasnya. Justru persaingan masih sangat terbuka dan sangat ketat terjadi pada posisi 1 dan 2, antara Madrid (posisi 2) dan Barca (posisi 1).

Namun demikian, jika melihat peluang yang ada, maka Madrid masih sangat terbuka akan keluar sebagai ‘numero uno’. Dengan catatan Madrid harus dapat memanfaatkan dua pertandingan terakhir dengan memetik poin penuh (6).

Artinya Madrid dalam dua pertandingan terakhir (jornada 38 dan satu pertandingan tunda) dapat memenangkan kedua laga itu. Atau paling kurang, memetik 4 poin dengan satu kemenangan dan satu seri.

Sementara Barca tidak mempunyai pilihan lain selain memenangkan laga terakhir untuk ‘mengunci’ juara. Minimal harus seri, atau paling pahit kalah, tapi dengan catatan, Madrid harus keok pada dua pertandingan tersisa.

Begitu pula sebaliknya, Barca akan menelan pil pahit, meski memenangkan laga pamungkas, tapi di saat yang bersamaan Madrid dapat menenggelamkan lawan-lawannya (Celta Vigo dan Malaga). Minimal Madrid dapat menaklukkan satu di antara dua calon lawan itu, sementara satu laga berakhir imbang. Jika kondisi itu yang terjadi, maka Madrid berhak menahbiskan dirinya sebagai tim terbaik di La Liga Spanyol musim 2016/2017.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline