Bertambahnya jumlah penderita covid-19 di Malang membuat khawatir mahasiswa PMM Kelompok 56 Gelombang 14, Universitas Muhammadiyah Malang. Tingkat kepedulian dan kesadaran masyarakat desa Ngembal terhadap pandemi covid-19 sangatlah kecil. Sebagai bentuk kepedulian dan pencegahan covid-19, mereka membagikan masker dan hand sanitizer serta membuat tempat cuci tangan kepada masyarakat Desa Ngembal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kelompok tersebut terdiri dari 5 orang yakni Ellena sebagai koordinator , Lina sebagai sekretaris, Nanda sebagai humas, Berlian sebagai bendahara, dan Haryadi sebagai PDD. Semua anggota berasal dari program studi Agribisnis Fakultas Pertanian--Peternakan.
Jumlah masker dan handsanitizer yang dibagikan yaitu sebanyak 50 pcs. Pembagian masker dan handsanitizer tersebut dilakukan di balai desa Ngembal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Tujuan diadakannya kegiatan pembagian masker dan handsanitizer kepada masyarakat Desa Ngembal agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga kesehatan di saat pandemi Covid-19 berlangsung, serta diharapkan masyarakat Desa Ngembal menjadi lebih sadar dan peduli akan pentingnya menggunakan masker dan handsanitizer saat pandemi covid-19.
Sementara Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Anis Farida Jamil, M.Pd, menyebut kegiatan mahasiswa ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 yang ada di Desa Ngembal, Kota Malang.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H