Lihat ke Halaman Asli

Lilik Fatimah Azzahra

TERVERIFIKASI

Wiraswasta

Puisi | Beri Aku Kesempatan

Diperbarui: 10 Mei 2020   20:13

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: Pixabay.com

Jika esok itu masih ada
Beri aku kesempatan, sekali lagi
Untuk mereguk pagi yang kauhidangkan
di atas cawan-cawan berlapis emas
Tanpa memikirkan apa-apa
kecuali cahaya kecil yang kausembunyikan di sebalik punggung kekarmu

Jika senja itu belum purna
Beri aku kesempatan, sehela nafas saja
Untuk merajut sendyakala
menjadi hiasan di kepala
Agar saat mentari pamit pergi
masih ada yang mengingatkanku
Bahwa sudah waktunya aku pulang, tidur, meletakkan mimpi-mimpi
di atas ranjang yang basah oleh sisa-sisa harum keringatmu

Pinta ini kurujukkan kepadamu, kekasih
Yang setiap pagi berlari mengejar matahari
Yang setiap malam duduk diam di antara bayangan redup rembulan
Yang dari desah nafasmu berembus aroma wangi bunga-bunga padi
Yang hanya dengan menyebut namamu berdeguplah jantung di dalam dada ini

Lalu berguguran
daun-daun
Menitip rindu

***
Malang, 10 Mei 2020
Lilik Fatimah Azzahra

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline