Lihat ke Halaman Asli

Si Ahli Pesawat Itu Tutup Usia

Diperbarui: 11 September 2019   20:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

LOMBOKkita

BELUM  juga luka konflik Papua mengering, bangsa kita kembali dikejutkan dengan meninggalnya Presiden Ke-3 Republik Indonesia, Bacharudin Jusuf Habibie. Si ahli pesawat terbang ini tutup usia dalam umur 83 tahun, di Rumah Sakit Polri Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Kepulangan BJ Habibie jelas suatu kehilangan besar bagi bangsa ini. Selain mantan presiden ke-3 menggantikan Soeharto karena dipaksa lengser oleh gerakan masif mahasiswa pada tahun 1998 silam, juga merupakan ilmuwan kelas dunia yang dimiliki Indonesia. Bahkan berkat kejeniusannya ini, Indonesia dengan PT Dirgantaranya mampu membuat pesawat terbang sendiri, yang di beri type N-250.

BJ Habibie meninggal dunia meninggalkan dua orang putra (Ilham Akbar Habibie dan Tareqh Kemal Habibie) dan enam orang cucu.

Pria Romantis

BJ Habibie dikenal sebagai pria romantis dan sangat mencintai isterinya, Hasri Ainun Habibie. Bukti rasa cintanya itu dia buktikan dalam bentuk kesetiaan mendampingi isterinya hingga akhir hayat. Ainun Habibie tutup usia pada tahun 2010 lalu, di Salah satu rumah sakit yang ada di Jerman, karena penyakit kanker ovarium.

Rasa cinta dan kesetiaan BJ Habibie pada isterinya menjadi inspirasi banyak orang. Bahkan salah satu Production House mengangkat kisah cintanya ke layar lebar, dengan judul Habibie Ainun.
Film ini sangat menyita perhatian masyarakat Indonesia. Betapa tidak, film ini benar-benar mengangkat kisah nyata si ahli pesawat terbang ini sejak muda hingga hubungan percintaannya  dan perjalanan hidupnya bersama Ainun.

Selamat jalan putra terbaik bangsa. Semoga engkau mendapat tempat terbaik di sisiNya. Aaminn.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline