Lihat ke Halaman Asli

febri

mahasiswa

Descartes: Filsuf Rasionalisme Pada Abad Ke-17

Diperbarui: 8 Januari 2024   15:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Ren Descrates (1596-1650) merupakan seorang filsuf Prancis abad ke-17, ia dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam sejarah pemikiran Barat. Descrates tak hanya mempunyai dampak besar pada filsafat, tetapi ia juga mempunyai dampak pada bisang matematika dan ilmu pengetahuan. Artikel ini akan merinci, pemikiran, dan warisan Descarates dalam secara pemikiran filosofis.

Descartes merupakan pendukung rasionalisme, aliran pemikiran yang menkankan peran rasionalitas dan pemikiran manusia untuk mencapai pengetahuan. Selain di bidang filsafat, Descarates berkontribusi juga dalam ilmu pengetahuan. Dalam karyanya yang berjudul "Principles of Philosophy" (1644) ia menggabungkan prinsip-prinsip filsafatnya dalam penjelasan ilmiah, termasuk hukum kekekalan momentum dan hukum gerak newton. Kontribusi Descartes dalam ilmu pengetahuan menginspirasi ilmuwan selama berabad-abad dan membantu dalam pembentukan landasan ilmiah modern.

Pemikiran Descartes memiliki pengaruh pada banyak bidang, seperti matematika, filsafat, dan ilmu pengetahuan. Baruch Spinoza dan Gottfried Wilhelm Leibnz terpengaruhi oleh Descartes karena pemikiran rasionalisme yang dianutnya. Geometri kartesian Descartes dan matematika menjadi dasar bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern. Walaupun kontroversial, warisan filsafat Descartes tetap menjadi referensi penting di dalam pemikiran Barat.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline