"Saya benci banget dengan hari Senin!"
Kita semua sering mendengar kalimat tersebut di atas sebagai idiom di tengah masyarakat saat liburan weekend atau liburan semester selesai dan hari kembali lagi beraktivitas rutin di tempat kerja atau sekolah yang dianggap membosankan.
Oh, iya! Memangnya hari Senin mempunyai kesalahan apa hingga dijadikan sasaran kejengkelan pasca liburan oleh kita semua? Ayo kita bahas bersama biar mengenal istilah itu dengan maksudnya!
Istilah post holiday blues, itu bukan nama penyakit secara klinis, namun lebih pada perasaan depresi pada kebanyakan orang yang telah kembali pulang ke rumah sehabis liburan.
Jika kita membuka banyak referensi, sebetulnya istilah post holiday blues juga sering dikenal dengan post vacation depression atau holiday syndrome. Namun, istilah itu dipakai apabila ada orang yang mempunyai perasaan sedih yang berkepanjangan justru yang didapatkan setelah berliburan.
Baca Juga : Libur Semester Kok Malah Stres! Kok Bisa?
Bila hanya dalam jangka waktu sepekan atau dua pekan, istilah yang tepat adalah post vacation depression, yaitu perasaan negatif yang didapat dari liburan alih-alih mendapatkan perasaan senang dan kembali punya energi positif untuk meningkatkan produktifitas diri dalam belajar atau bekerja.
Sebetulnya, liburan itu adalah sarana untuk melepaskan beban stress yang bertumpuk pada diri kita setelah sekian lama bekerja atau belajar. Ironisnya, kita justru menjadi semakin stress saat liburan telah usai.
Bagaimana dengan istilah "Blue"?
Idiom 'Blue' sebenarnya jika diterjemahkan apa adanya artinya adalah 'biru'. Sedangkan, dalam idiom, Blue bisa bermakna 'sedih'. Pernah dengan orang mengatakan 'I am blue' atau 'feeling blue'? Itu artinya 'saya sedang sedih'. Akan tetapi semua arti juga tergantung dari konteks kalimatnya.