Nama : Dial Vallery
NIM : 224150017
Prodi : Pengelolaan Perhotelan KA 2022/Institut Pariwisata Trisakti
1. Tepung Terigu
memilik 3 klasifikasi yaitu
- Hard Flour (biasanya untuk pembuatan roti dan mie)
- Medium Flour (biasanya untuk pembuatan aneka makanan)
- Soft Flour (biasanya untuk pembuatan biscuit, waffer, cookies, sponge cake, bakpao)
2. Air
Fungsi air dalam proses pembuatan roti adalah media pelarut bahan adonan, pembentuk gluten, pengontrol suhu adonan, pengontrol kepadatan adonan, pengontrol fermentasi.
3. Yeast/Ragi
Ragi dalam roti berfungsi sebagai pengembang yang bahannya dari bakteri (Saccharomyces Cerevisiae) yang dikembangbiakan dengan proses teknologi tinggi. Ragi dibagi menjadi 3 Jenis yaitu :
- Instant Yeast
- Active Dry Yeast
- Wet Compressed Yeast
4. Bahan Penambah Rasa
- Gula. Fungsi gula dalam roti sebagai sumber energi bagi ragi, memberi rasa manis, memberikan warna, melembutkan gluten, melembutkan gluten, memperpanjang masa simpan roti
- Garam. Fungsi garam dalam roti sebagai pemutih daging roti, memberikan rasa gurih, mengatur dan mengontrol fermentasi.
- Lemak/Shortening. Fungsi lemak/shortening dalam roti sebagai pelumas untuk pengembangan sel memperbaiki tekstur, mempermudah proses pemotongan roti, memberikan kelembutan pada serat roti.
- Telur. Fungsi telur dalam roti sebagai penambah nutrisi, memperbaiki warna roti, memperbaiki susunan sel remah roti, memberikan kelembaban pada roti.
- Susu. Fungsi susu dalam roti sebagai penambah nutrisi, memberikan rasa,memberikan aroma, memperkuat gluten,memperbaiki serat roti.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI