Lihat ke Halaman Asli

Yoiso dan Yoisi

Web Konsultan, Desain Grafis, e-commerce

5 Hal Penting pada Desain Website

Diperbarui: 12 Juni 2019   10:21

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber foto: JUST Creative 

Desain grafis adalah suatu bentuk seni untuk berkomunikasi atau menyampaikan pesan lewat sebuah gambar. Desain Grafis bisa berupa kata-kata, gambar, foto, warna, garis, bentuk ataupun kombinasi dari semua hal tersebut. Desain grafis pada zaman sekarang sudah didukung menggunakan aplikasi komputer. Seni desain grafis biasanya dilakukan oleh orang-orang kreatif yang memiliki kemampuan visual dan kognitif. Kemampuan ini digunakan untuk mengkombinasikan tata letak, tipografi, fotografi, ilustrasi dan editing gambar.

Seorang yang berkecimpung di dunia desain grafis biasa disebut graphic designer. Hasil dari desain grafis biasanya tergantung dari kreativitas dari sang desainer. Seorang desainer juga dituntut harus mengikuti trend yang sedang diminati masyarakat. Desain yang sesuai dengan perkembangan jaman dan trend saat itu akan lebih bisa diterima oleh masyarakat. Ilmu desain grafis juga berlaku saat anda membuat sebuah website.

Desain pada website tentu berbeda dengan desain grafis yang digunakan dalam kemasan produk atau film. Seorang web developer biasanya berkolaborasi dengan graphic designer untuk menciptakan desain yang sesuai keinginan. Berikut beberapa elemen desain yang perlu diperhatikan dalam pembuatan website.

1. Warna

Pemilihan warna sangat berpengaruh pada kesan pertama pengunjung. Hindari menggunakan warna-warna primer seperti merah, kuning, biru. Jika ingin tetap memakai warna-warna primer, gunakanlah dengan gradasi. Pastikan pula tak terlalu banyak menggunakan warna. Pilih satu warna yang akan dijadikan utama, sedangkan warna lainnya masih satu tema atau gradasi dari utama.

2. Huruf

Pemilihan jenis dan warna huruf pada desain website tak sama dengan desain yang dicetak. Sebab huruf yang dipakai pada website akan dibaca pada layar. Tingkat kelelahan membaca di layar tentu berbeda dengan membaca pada cetakan kertas. Jangan gunakan jenis huruf yang sulit dibaca karena akan membuat orang pergi dari website anda. Sebaiknya pilih beberapa huruf yang sederhana, bahkan bisa menggunakan font resmi untuk website instansi pemerintah atau lembaga lainnya.

3. Layout

Perhatikan keseimbangan dalam menyusun bagian website. Hal ini untuk memudahkan pengunjung website menemukan informasi yang dibutuhkannya. Jika website diibaratkan sebuah alamat rumah atau kantor, maka layout adalah rambu-rambu yang memberikan petunjuk kepada pengunjung. Buatlah layout yang menampilkan hal terpenting kemudian penting hingga tak penting.

4. Fitur Pencari

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline