Lihat ke Halaman Asli

Dara Artarini

Interested in writing and make it a part of happiness

Radya Pustaka, Museum Tertua di Solo

Diperbarui: 8 Januari 2021   13:31

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Suasana depan Museum Radya Pustaka yang sudah berusia 130 tahun. (Dok. Dara Artarini)

SOLO - Museum Radya Pustaka jadi salah satu destinasi wisata yang menarik. Salah satu museum tertua yang ada di kota Solo sudah berusia 130 tahun ini terletak di Jl. Slamet Riyadi nomor 275 Sriwedari, Kecamatan Laweyan,Surakarta.

Museum radya pustaka merupakan salah satu museum tertua di Indonesia. Museum ini awalnya bernama Paheman Radya Pustaka, didirikan oleh K.R.A Sosrodiningrat ke-4 pada tahun 1890, letak museum ini sempat dipindah dari Dalem Kepatihan Surakarta menuju Loji Kadipolo.

Museum ini berisi peninggalan-peninggalan zaman dahulu yaitu Canthik Rajamala, Keramik, Gamelan, berbagai jenis Wayang, Topeng, Arca Batu, Arca Perunggu, Tosan Aji, Tombak, Keris, Pedang, Arca dll.

"Sebagian besar koleksi museum ini berasal dari Keraton dan koleksi pribadi pengelola museum saat kerajaan dahulu. Ada juga koleksi dari masyarakat umum dalam bentuk hibah," ujar Windi Astuti (34) salah satu pemandu museum.

Koleksi tertua dalam museum ini adalah Arca Batu dan Arca Perunggu abad 9 sampai 10 dari Zaman Hindu Budha. Serta 400 buku Jawa Kuno atau Manuscript.

Apabila tertarik untuk mengunjungi Museum Radya Pustaka ini, buka setiap hari dan libur pada hari Senin.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline