Lihat ke Halaman Asli

Danny Prasetyo

Seorang pendidik ingin berbagi cerita

Hari Valentine 2024, Memilih Pemimpin yang Disayangi

Diperbarui: 29 Januari 2022   09:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Memasuki bulan Februari biasanya tema kasih sayang akan muncul di benak sebagian orang. Lebih tepatnya lagi tanggal 14 Februari, maka ada orang-orang yang mengidentikkan dengan hari valentine atau hari kasih sayang.

Lalu koq hari valentine tahun 2024, apakah tidak salah judul neh artikelnya? Memang sih ini sudah akhir Januari dan kita akan masuk bulan Februari, dan bukan 2024 tapi masih tahun 2022, koq malah nulis hari valentine 2 tahun lagi?

Sabar...sabar...jangan langsung menghakimi penulis dengan mengatakan judulnya salah, penulisnya ngga kompeten, tulisan tidak bermutu dan lainnya (walau mungkin juga itu benar, tapi penulis tidak ambil pusing dengan hal itu).  Tulisan ini memang bukan membahas tentang hari valentine atau kasih sayang yang mungkin sebagian ada yang merayakannya tiap tahun, tetapi karena memang hari valentine 2024 adalah momen spesial bagi bangsa ini.

Lalu apa sih momen spesialnya hari valentine 14 Februari 2024 itu bagi saya dan anda? Itulah tanggal Pemilihan Umum atau hari pemungutan suara yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bagi rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin bangsa selama 5 tahun berikutnya. sumber

Tahun 2024 mendatang identik dengan tahun pemilu, apalagi untuk pertama kalinya pemilu dilaksanakan secara serentak yaitu memilih pemimpin di pusat dan daerah. 

Hal ini tentu memerlukan persiapan yang matang dan jauh-jauh hari karena hajatan nasional itu juga merupakan pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tahapan pemilu sendiri sudah akan dimulai dari tahun 2022 ini, tepatnya pada bulan Agustus 2022 dengan pendaftaran partai politik. Meski kelihatannya masih lama, tetapi persiapan sudah dimulai sejak tahun ini dengan berbagai tahapan yang sudah disusun oleh KPU sebagai Penyelenggara Pemilu.

Ibaratnya seperti orang mau menikah, khan pasti ada persiapan donk, bukan besok nikah trus sekarang baru bilang sama teman atau bahkan keluarga besar untuk bisa menghadiri. Jika itu yang dilakukan maka bisa dipastikan sedikit tamu undangan yang hadir dan akhirnya pernikahan bisa menjadi momen yang tidak menyenangkan, akibat tidak dipersiapkan dengan baik.

Mirip seperti itu juga dengan hari pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, tetapi gaungnya mulai didengungkan sejak tahun 2022 ini. Apalagi ditambah dengan penetapan tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari pemungutan suara, tentu akan makin membekas nantinya dalam benak para pemilih maupun para calon yang akan dipilih.

14 Februari 2024 akan menjadi hari dimana pemilih menentukan pilihannya terhadap calon pemimpin yang akan dipilihnya dan semoga saja memilih karena senang dengan calonnya dan bukan karena terpaksa. Ibaratnya ini menjadi bentuk hari kasih sayang dari sang pemilih (rakyat) kepada calon pemimpin (penguasa dan wakil rakyat) bahwa mereka dipilih untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang telah mengasihinya dengan mempercayakan suaranya kepada mereka.

Calon pemimpin (baik itu eksekutif maupun legislatif), yang telah diberikan kepercayaan oleh rakyat pemilih yang mengasihinya tersebut, tentu harus membalas hal itu dengan membuat kebijakan yang pro rakyat. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline