Lihat ke Halaman Asli

Damanhuri Ahmad

Bekerja dan beramal

Kemajuan NU Sumbar dalam Momen 1 Abad

Diperbarui: 7 Februari 2023   08:26

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Persiapan keamanan oleh Banser dalam momen satu abad NU. (foto dok pribadi thoriqul haq)

Nahdlatul Ulama (NU) menaklukan Sumbar, tentu sebuah lompatan yang amat luar biasa. 

Momen 1 Abad NU, sudah banyak kemajuan dan perkembangan organisasi yang lahir 1926 di Surabaya, Jawa Timur ini di bumi Minangkabau. 

Di antara kemajuan itu, terlihat sejumlah tokoh NU di Sumbar masuk dalam struktur PBNU. 

Hasil muktamar Lampung, nama Azwandi Rahman masuk dalam pengurus harian PBNU. Wakil Ketua PWNU Sumbar yang pernah jadi Ketua PKB Sumbar ini tentu sebuah lompatan besar, untuk kebesaran NU di daerah. 

Meskipun di zaman dulu sudah ada juga orang Sumbar berkiprah di NU Pusat. Sebut saja Djamaluddin Malik, Asrul Sani. 

Belakangan ada pula Prof Maidir Harun, dan tokoh lainnya. Produk muktamar Lampung lumayan banyak pengurus PWNU Sumbar yang masuk PBNU. 

Ada pula Suleman Tanjung. Sebelumnya, di PP Ansor, Dr. Rahmat Tuanku Sulaiman pun jadi tokoh nasional, lewat Wakil Sekjen PP Ansor. 

Meskipun sampai saat ini, Rahmat Tuanku Sulaiman masih Ketua PW GP Ansor Sumbar. Sebuah nomenklatur baru tentunya, sehingga seorang ketua wilayah bisa rangkap jabatan dengan pengurus harian di pusat sana. 

Beberapa waktu lalu, juga masuk Ketua IPNU Padang Pariaman ke Wakil Bendahara Umum PP IPNU. Faisal Bismikal Adham. 

Begitu juga di PP IPPNU, pelajar putri, juga masuk Rabiah Al-Adawiyah Arni Putri. Anak Armaidi Tanjung yang berkiprah di nasional. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline