Lihat ke Halaman Asli

cindy amelia

Mahasiswa

Pengabdian Mahasiswa Untag Surabaya Dalam Pengembangan dan Implementasi Alat Penabur Pupuk Jagung di Desa Tawar Mojokerto

Diperbarui: 15 Juli 2024   23:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Proses Penaburan pupuk jagung dengan Inovasi Alat Penabur Pupuk 

Mojokerto, 11 Juli 2024 - Mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG Surabaya) Cindy Amelia Sari Prodi Administrasi Bisnis dengan Sub Kelompok 02 telah berhasil melakukan pengabdian masyarakat yang maksimal dengan mengoptimalkan Teknologi Tepat Guna (TTG) melalui Implementasi Alat Penabur Pupuk Tanaman Jagung Desa Tawar di Kabupaten Mojokerto (11/07/2024) di lahan sawah milik Bapak Sutaman di Desa Tawar.

Desa Tawar merupakan salah satu desa yang memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan rata-rata penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Proses pemupukan yang masih dilakukan secara manual merupakan tantangan tersendiri sebagai petani. Cara tersebut kurang efektif dan sering menyebabkan cedera ergonomi bagi petani. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa pengabdian masyarakat sub kelompok 02 Universitas 17 Agustus 1945 mencoba menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dapat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi pemupukan.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah alat penabur pupuk jagung yang didukung oleh mekanisme yang efisien dan pembuatan yang sederhana. Program ini diterapkan dalam salah satu program kerja sub kelompok mahasiswa program studi S1-Administrasi Bisnis, pengabdian masyarakat sub kelompok 02 yang telah berkolaborasi dengan kelompok tani Desa Tawar untuk merancang dan mendesain alat penabur pupuk jagung yang praktis, efisien,dan mudah digunakan.

Menurut pendapat ketua kelompok tani Desa Tawar, beliau mendapat wawasan baru terkait sosialisasi alat penabur pupuk jagung, sehingga petani menjadi lebih mudah dalam melakukan pemupukan jagung. Dengan adanya inovasi teknologi ini, diharapkan para petani di Desa Tawar dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka, terutama pada tanaman jagung. Penggunaan alat penabur pupuk jagung yang efisien ini diharapkan dapat membantu mengurangi kesulitan petani dalam pemupukan, serta dapat meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.

Dosen pembimbing lapangan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Dr. Muhammad Yasin, SE.,M.M, mendukung penuh kolaborasi tersebut melalui kolaborasi antara mahasiswa pengabdian masyarakat sub kelompok 02 Universitas 17 Agustus 1945 dan Bapak Sutaman selaku pemilik lahan pertanian Desa Tawar ini, harapan untuk memajukan sektor pertanian di wilayah tersebut semakin mendekati kenyataan. Dengan adanya inovasi-inovasi semacam ini, diharapkan pertanian secara keseluruhan dapat mengalami kemajuan yang signifikan.

Penulis : Cindy Amelia Sari




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline