3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3
CGP ANGKATAN-7-Kab.TRENGGALEK-CHANDRA RAHAYUNING TIYAS-MODUL 3.3-Aksi Nyata Pengelolaan Program Yang Berdampak Positif Pada Murid
"Perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama."
- Nadiem Makarim-
Tujuan Pembelajaran Khusus:
- CGP dapat menjalankan tahapan B (Buat Pertanyaan) & A (Ambil Pelajaran) berdasarkan model prakarsa perubahan B-A-G-J-A yang telah dibuat sebelumnya pada tahapan Demonstrasi Kontekstual dalam sebuah aksi nyata.
- CGP membuat dokumentasi pelaksanaan tahapan yang telah dijalankan tersebut.
" Program SAPANSE ALA B'THREE"
PRAKARSA PERUBAHAN
Menguatkan ketrampilan murid dalam mewujudkan kreatifitas melalui praktik langsung dalam mengembangkan Produk Kreatif dan Kewirausahaan sekaligus siswa dapat menerapkan hard skill serta soft skill mereka dalam Berkarya,berkreasi ,berinovasi , Sebagai apresiasi dalam mengimplementasikannya Program "Kokulikuler" melalui " Program SAPANSE ALA B'THREE"
TUJUAN PROGRAM /LATAR BELAKANG PROGRAM
Mengembangkan Produk Kreatif dan Kewirausahaan sekaligus murid SMK dapat praktik untuk menerapkan serta memotivasi murid dalam minat mewujudkan minat hard skill serta soft skill dan siap bersaing dalam DU/DI dan siap bekerja serta berwirausaha, mereka dalam Berkarya,berkreasi ,berinovasi melalui mata Pelajaran Pastry Bakery dengan memanfaatkan bahan -bahan lokal yang ada didaerah Trenggalek serta mewujudkan student agency/kepemimpinan murid.
CATATAN REFLEKSI MENGGUNAKAN
4 P ( Pristiwa,Perasaan,Pembelajaran dan Penerapan)
B-uat Pelajaran
- Peristiwa
"SAPANSE ALA B'3"(Sarapan Pagi yang menumbuhkan murid untuk berkarya,berkreasi dan berinovasi )adalah program untuk mewujudkan kegiataan Kokulikuler yang bertujuan mengembangkan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan sekaligus siswa dapat praktik untuk menerapkan serta mewujudkan hard skill serta soft skill mereka yang diintegrasikan juga pada mata pelajaran produk pastry dan bakery sehingga murid bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan bahan lokal yang ada didaerahnnya.Strategi awal yang saya lakukan adalah melakukan kolaborasi dengan Bapak Kepala Sekolah, Rekan Sejawat ,Rekan guru untuk meminta saran /masukan terkait hal-hal yang menumbuhkan semangat murid untuk melatih keterampilan dan mengembangkan pengetahuan pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan .Yang saya lakukan mengguatkan ide dalam pembuatan program, kemudian saya menggali informasi sebanyak-banyaknnya terkait minat murid agar program ini bisa berjalan dengan baik.Aksi nyata didapatkan atas kesepakatan semua warga sekolah karena program ini melatih keterampilan dan mengembangkam pengetahuan melalui program Kokulikuler.
- Perasaan