Membaca Peluang Bisnis Parfum Lokal, Perlu Inovasi Produk Ganda Fungsi
Bismillah,
Parfum atau pewangi tubuh pada sebagian orang merupakan kebutuhan pokok. Bila tubuhnya belum diolesi parfum rasanya kurang lengkap, baik untuk sekadar di rumah saja, lebih-lebih hendak bepergian.
Dengan demikian, parfum harus senantiasa tersedia dirumah dan bila persediaan sudah menipis, cepat-cepat membeli lagi, padahal sudah jamak diketahui bahwa ada sebagian parfum yang dapat mengeluarkan bau kurang sedap, akibat bersenyawa dengan keringat.
Fenomena ini tidak hanya di alami oleh generasi hari ini, namun sudah terjadi sejak generasi dahulu kala, seiring dengan perkembangan peradaban manusia itu sendiri.
Bahkan, khususnya di negara Nusantara parfum berkembang dan sudah dipakai sejak zaman kerajaan, dimana setiap kali ada acara ritual di istana kerajaan selalu diperlukan bahan yang dapat mengeluarkan bau harum semerbak mewangi.
Beruntungnya, tumbuh-tumbuhan berbau wangi dan yang dapat mengeluarkan bau harum sangat banyak tumbuh di negeri ini, seperti pohon cendana, kayu putih, gaharu, vanili, cengkih dan lain-lain.
Berkait dengan banyaknya bahan baku utamanya yang terdapat di bumi pertiwi Indonesia, jelas usaha pengembangan industri parfum masih terbuka lebar karena tidak khawatir kekurangan bahan baku.
Disamping itu pangsa pasar, terutama pengguna dari dalam negeri sendiri masih sangat memungkinkan, mengingat jumlah penduduk negara ini relatif besar.
Hanya saja usahawan dan para peracik parfum harus terus melakukan riset, guna menemukan ramuan dan inovasi baru sesuai dengan tuntutan para konsumen.