Lihat ke Halaman Asli

Bung Zaki

Mahasiswa Disiplin Ilmu Komunikasi Public Relation

Bencana Indonesia Stadium IV

Diperbarui: 16 September 2019   21:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah menjadi bencana yang berlarut-larut terjadi di Indonesia, dari tahun ke tahun peristiwa kebakaran ini kerap menimpa hutan yang berada di pulau Kalimantan, Sumatra dan Sulawesi.

Akhir-akhir ini, kejadian kebakaran hutan dan lahan muncul kembali melanda Kabupaten/kota diantaranya Palangkaraya & Pangkalanbun  Kalimantan Tengah, Koala timur Sulawesi tenggara, Pekanbaru Riau dan bisa jadi masih banyak lagi daerah yang terkena kebakaran hutan dan lahan yang tidak saya sebutkan.

Dampak dari pada peristiwa ini tidak saja soal segala ekosistem hutan yang mati mulai dari  tanaman hingga binatang, melainkan kabut asap yang ditimbulakan dari Karhutla menyebar ke berbagai daerah hingga sampai ke luar negeri.

Menurut Yati, selaku kordinator kontraS mengatakan bahwa, peristiwa ini merupakan kejahatan ekosida atau kejahatan lingkungan. Berikut beberapa alasan mengapa karhutla dikategorikan sebagai kejahatan ekosida;

"Pertama, kita lihat ini dari jangka waktu panjang, tidak bisa dilihat dari waktu ini saja, ini sudah terjadi dari tahun 1997. Ini bukan keberulangan, tapi persoalan yang tidak terselesaikan sejak lama.

"Kedua, kenapa ini kejahatan lingkungan atau ekosida karena dampaknya luar biasa pada ekosistem kita.

Lalu begitu banyak hak yang terampas, hak udara bersih, hak hidup sehat dan hak untuk bergerak bebas, hak untuk mengakses pendidikan. Jadi ini bukan asap yang sekedar menghalangi pandangan orang saja.

"Alasan ketiga kebakaran hutan dan lahan ini dikategorikan kejahatan lingkungan atau ekosida karena dampaknya hingga ke negara lain.

"ini terjadi extraordinary border, karena tidak hanya di Indonesia tapi berdampak di Singapura dan Malaysia", ujar Yati.

Peristiwa ini membuat saya semakin miris setelah mengetahui banyaknya masyarakat hingga anak kecil yang terkena serangan penyakit seperti, infeksi saluran pernafasan dan radang tenggorokan.

Oleh karena itu saya mencoba menyimpulkan bahwa, hal ini harapannya menjadi tanggapan serius bagi masyarakat Indonesia khususnya peran pemerintah untuk menanggulangi serta menyelesaikan persoalan ini. Salah satunya adalah penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terjadi.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline