Beberapa waktu silam, viral sebuah lagu TikTok dengan puisi yang sangat singkat, namun menyentuh perasaan. Puisi itu diiringi lagu “We Are One Big Family” milik Maher Zain yang dinyanyikan Muntaz Halilintar dan Keluarga Halilintar lainnya.
Video lagu yang sebenarnya sudah diunggah enam tahun lalu itu lantas ramai lagi dikunjungi oleh warganet.
Setelah mencari-cari, sayangnya saya belum berhasil menemukan siapa sebenarnya pengarang puisi "Langit, Bisakah Kau Turunkan Hujan dengan Petir."
Apakah juga dikarang Gen Halilintar? Dalam video YouTube aslinya, puisi itu tidak ada. Mohon penjelasan. Ini serius nanya, lho.
Berikut ini adalah teks puisi viral tersebut:
"Langit, bisakah kau turunkan hujan dengan petir?
Aku ingin menangis tanpa terlihat, ingin menjerit tanpa terdengar,
Jika aku boleh memutar waktu
Aku tak ingin kembali mengenal dia"
Teks puisi ini kemudian banyak dimodifikasi dengan unsur humor oleh warganet. Umpama, "Langit, bisakah kau turunkan hujan dengan uang? Aku ingin kaya tanpa bekerja."
Ada juga versi lain, "Langit, bisakah kau turunkan hujan dengan petir? Ini hari Senin. Aku malas bekerja." Selain itu, ada versi lain yang kocak, bertema turunkan jodoh dan juga mobil Tesla.