Lihat ke Halaman Asli

Petral Target Pertama Tim Pemberantas Mafia Migas

Diperbarui: 17 Juni 2015   16:38

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

14171191961866540155

(Gambar:Shutterstock.com)

Pertamina Energy Trading Limited atau Petral adalah anak perusahaan Pertamina yang berkedudukan di Singapura disebut2 sebagai mafia migas yang menyebabkan Indonesia harus Impor Minyak dari luar. Dan sebagai pengendali Petral adalah Reza Chalid, seorang Pria Keturunan Arab.

Untuk melawan mafia migas tersebut, Pemerintahan Jokowi telah membentuk Tim Reformasi Tata Kelola Migas (TRTKM) yang dipimpin oleh ekonom Faisal Basri (FB), dengan tugas untuk membongkar mafia migas di Indonesia dan membeberkannya ke Media.

Selama ini keberadaan Petral sangatlah misterius, dalam arti siapa saja para pemegang sahamnya dan siapa eksekutifnya dan yang menentukan mekanisme harga minyak impor yang dibeli Pertamina tidak pernah terungkap dengan jelas.

Langkah pertama TRTKM adalah menemukan asal muasal pembentukan Petral, dimana ketika Petral pertama kali dibentuk, saham Petral tidak seluruhnya dikuasai Pertamina, tetapi hanya 40% saja, sedangkan sisanya dimiliki oleh Tommy Soeharto 20%, Bob Hasan 20% dan sisanya dimiliki Yayasan Karyawan Pertamina. Pada saat ini 100% saham Petral sudah dimiliki oleh Pertamina.

Untuk mengumpulkan data dan mengurai informasi sejak Petral berdiri hingga kondisi terkini harus ditelusuri secara mendalam, sistematis dan cermat ini akan memerlukan waktu.

Langkah tim TRTKM berikutnya adalah fokus ke penyelidkan pengadaan minyak mentah dan BBM yang dilakukan Petral, mengawasi gerak langkah Petral ketika melakukan perjanjian dagang migas dengan perusahaan lain.Karena ini menyangkut kepentingan Nasional, maka rekomendasi tentang Petral akan diberikan dalam waktu enam bulan.

Pada saat ini ibaratnya Petral adalah Kolam Ikan, maka kolam ini sangat keruh dan kotor sehingga tidak terlihat mana ikan besar dan kecil dan jenis ikan apa saja yang berada dikolam tersebut. FB menegaskan bahwa tim TRTKM akan membuat Petral menjadi transparan, sehingga akan terlihat di kolam yang jernih, berapa banyak jenis2 ikan, ikan apa saja yang bermain dan berada dalam kolam tersebut.

Semoga tim TRTKM dapat menjalankan tugasnya dengan sukses dan selesai tepat waktu, sehingga Pemerintahan Jokowi dapat segera menindak lanjuti rekomendasi dari tim sehingga pada akhirnya mekanisme bisnis migas bisa dilihat secara transparan dan dapat dikelola dengan baik dan benar semata untuk kepentingan masyarakat.

1417166381861800174

(Gambar:Google.com)

Referensi :

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline