Lihat ke Halaman Asli

Menanti Bingkisan Tuhan

Diperbarui: 25 Juni 2015   05:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Duuuuuhhh Gustiiiii…

Mengapa tanda-Mu tak kufahami

Mengapa isyarat-Mu begitu tinggi

Mengapa aku tak pernah mengerti

Duuuuuhhh Gustiiiii…

Telah kujelajah bahasa-Mu

Telah kutelusuri pesan-pesan-Mu

Telah kurenungi bisikan-Mu

Tapi, mengapa aku tak bisa menepi…

Duuuuuhhh Gustiiiiii…

Kutanya setiap daun yang terhempas angin

Kutanya setiap buaian angin yang menghembus kelopak mataku

Kutanya setiap irama waktu dari sisa hidupku

Hingga kupetik butiran tasbih-Mu

Tapi, mengapa aku tak pernah mengerti

Duuuuuhhh Gustiiiii….

Angkuhkan aku

Banggakah aku

Hitamkah perjalananku

Gusti….

Kutunggu bingkisan-Mu

Di setiap tepi malam

Hingga bunga siang tenggelam

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline