Pendahuluan
Diera sekarang Indonesia tengah menghadapi tantangan global yang cukup kompleks, Setiap warga negara Indonesia harus untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional menjadi sangat penting. Semangat bela negara tidak hanya dipahami dan dilakukan pada sebatas pertahanan militer, melainkan juga mencakup kontribusi ekonomi yang nyata, terutama melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).Dalam konteks isu nasional saat ini, tantangan globalisasi dan persaingan ekonomi lokal dan global semakin ketat, UMKM memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi. Pelaku usaha yang mempertahankan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, mendorong inovasi, dan mendistribusikan kesejahteraan secara lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.
ISI
Memaksimalkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), diperlukan strategi komprehensif yang melibatkan beberapa instansi seperti peran pemerintah, swasta, dan masyarakat. Langkah awal dengan memberikan akses permodalan yang mudah dan terjangkau melalui skema kredit dengan bunga rendah, pendampingan finansial, serta bantuan modal bergulir. Pemerintah dapat berperan aktif melalui lembaga keuangan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyediakan fasilitas pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku UMKM.
Pengembangan kapasitas dan keterampilan pelaku UMKM menjadi faktor kunci dalam memaksimalkan potensinya. Hal ini dapat dilakukan melalui beberapa pelatihan seperti pelatihan manajemen bisnis, pelatihan pemasaran digital, berinovasi mengembangkan produk,dll. Kemampuan adaptasi dengan teknologi digital sangat penting dan dibutuhkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, seperti memanfaatkan platform e-commerce, media sosial, dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil yang akan didapatkan jika UMKM dapat maksimal dengan potensinya adalah sebagai berikut ini:
- Peningkatan Signifikan dalam Pertumbuhan Ekonomi nasional karena UMKM memberikan kontribuasi yang besar pada Negara Indonesia.
- Pemerataan Eknomi dan pudarnya kesenjangan ekonomi sosial, hal ini membuat seluruh Masyarakat lebih Sejahtera, serta dapat menurunkan tingkat Kemiskinan di Indonesia.
- Terciptanya Ekonomi yang lebih resilient, yang mampu bertahan dalam krisis global atau nasional, karena kemampuan ini membuat perekonomian lebih Tangguh dan menciptakan jalur eknomi alternatif.
- Lestarinya kearifan lokal berkat UMKM, dapat mempertahankan warisan budaya yang dimiliki oleh berbagai daerah dengan produk-produk local yang unik dan kreatif
Kesimpulan
Melalui pendekatan komprehensif ini, keilmuan Administrasi Bisnis untuk Bela Negara mampu mentransformasi pelaku usaha mikro agar menjadi entitas bisnis yang mempunyai daya saing, inovatif, dan berkelanjutan, pada gilirannya berkontribusi langsung terhadap ketahanan ekonomi bangsa.Kontribusi fundamental tersebut tercermin dalam kemampuan menghasilkan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi manajerial tinggi, mampu merancang strategi pengembangan bisnis, serta menciptakan ekosistem ekonomi yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H