Lihat ke Halaman Asli

Asteria YubiliaEka

Mahasiswa UNDIP 2018

Keren! Mahasiswa KKN Undip Bantu Masyarakat Tukar Sampah Jadi Uang Pakai Aplikasi Digital

Diperbarui: 9 Agustus 2021   14:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Edukasi Melalui Zoom Meeting (Dokpri)

Semarang (5/8/2021) -- Pada saat ini Universitas Diponegoro tengah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pulang Kampung. Dalam pelaksanaannya KKN Tim II Undip Tahun 2021 mengusung tema " Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis pada Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata". 

Asteria Yubilia, salah satu mahasiswa KKN Tim II Undip Tahun 2021 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP melaksanakan program kerja "Ayo Tanduk! (Ayo Tukar Sampah Jadi Uang Pakai Aplikasi Digital !)" di wilayah RT 03/RW 04 Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Program tersebut diambil berdasarkan permasalahan yang terjadi di wilayah RT 03/RW 04 Kelurahan Gondoriyo sebagai daerah wisata, yaitu kondisi di sekitar kawasan wisata yang kotor dan air curug keruh serta banyak sampah berserakan di pinggir-pinggir jalan. 

Permasalahan tersebut dikarenakan sampah-sampah yang muncul dari rumah tangga masyarakat sekitar wisata yang tidak dikelola dengan benar. Maka disusunlah program sosialisasi "Ayo Tanduk!" untuk mencapai salah satu target SDGs ke-15 yaitu tentang ekosistem daratan karena dapat mengurangi dampak negatif bagi lingkungan dengan memberikan perhatian khusus mengenai penanganan sampah.

Berdasarkan bimbingan dari Dr. Ir. Marry Christiyanto, M.P, I.P.M, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), program kerja dilakukan secara mandiri di rumah (online) dikarenakan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna membatasi penyebaran covid-19.

Maka dilakukan edukasi mengenai " Daur Ulang dan Pemilahan Sampah Anorganik Melalui Aplikasi" yang dilakukan melalui Zoom Meeting dengan dihadiri oleh 13 warga RT 03/ RW 04 Kelurahan Gondoriyo. Edukasi tersebut disambut dengan baik dan antusias oleh warga.

Untuk menunjang kegiatan tersebut maka mahasiswi KKN Undip mengajak beberapa warga untuk mengumpulkan sampah di salah satu rumah warga. Kemudian dibantu untuk menjual sampah melalui Aplikasi penjualan sampah bernama "Rapel Indonesia" yang sudah beroperasi di Kota Semarang.

Penjualan Sampah ke Aplikasi Rapel (Dokpri)

Setelah dijual nantinya akan dibuat laporan mengenai jumlah penjualan sampah dan dana yang terkumpul melalui penjualan sampah dapat digunakan untuk menunjang berbagai program sosial RT 03/RW 04 Kelurahan Gondoriyo.

Mahasiswi KKN Undip ini juga membuat video tutorial bagaimana cara menjual sampah di aplikasi. Video tersebut disebarluaskan melalui platform Youtube dengan link (di sini).Adanya video tersebut, diharapkan dapat dipelajari oleh ibu-ibu PKK dan mengedukasi masyarakat di sekitar wilayah RT 03/RW 04 Kelurahan Gondoriyo. Kemudian masyarakat mampu mengelola sampah dengan baik dan benar sehingga lingkungan daerah wisata tersebut menjadi lebih bersih serta menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar.

Asteria Yubilia Eka Putri -- Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP 2018

Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Marry Christiyanto., M.P., I.M.P.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline