Lihat ke Halaman Asli

Asita Suryanto

TERVERIFIKASI

Traveler

Kota Cinema Hadir sebagai Gaya Hidup di Jember

Diperbarui: 29 Juli 2019   05:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Suasana Kota Cinema Jember (dok pribadi)

Hang out sudah menjadi gaya hidup keluarga dan anak muda masa kini. Bercengkerama sambil diselingi makan bersama di luar rumah akan mengakrabkan keluarga atau hubungan pertemanan menjadi lebih baik dan akrab.

Sejak tiga bulan terakhir ini telah hadir di Kota Jember, Jawa Timur kawasan life style Kota Cinema Jember yang menggabungkan antara bioskop Cinema, Food Court berbagai menu makanan dan live musik di kawasan Jalan Gajah Mada Jember di sebelah mall Lippo Plaza.

Kali ini bioskop yang hadir di tengah-tengah masyarakat Jember itu menyatu satu kawasan  dengan Pujasera, dan tempat nongkrong bagi komunitas dengan lahan seluas satu hektar lebih.

Kapasitas kursi untuk duduk  tersedia ada 800 kursi dan  350 meja sehingga dalam waktu bersamaan secara serentak bisa  800 orang  berkumpul bersama untuk makan bareng sambil nonton musik live atau setelah makan bisa menikmati film terbaru di gedung bioskop cinema.

Lokasi bioskop baru di Jember dan tempat Pujasera itu berada di bawah brand Kota Cinema Mall (KCM) Jember.Keberadaan KCM Jember, diharapkan bisa turut meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat.

Di KCM Jember,  tersedia 22 kios makanan dari berbagai menu nusantara dan minuman. Penyedia menu kuliner kuliner tersebut  adalah pelaku UMKM asal Jember.

Live musik hadir setiap malam (instagram kota cinema)

Menurut salah satu owner KCM, Bapak Gunawan yang ditemui penulis di area pujasera, menu makanan di setiap kios berbeda tidak boleh ada yang menyamai makanannya. Rasa makanan yang akan di jual di sini harus melalui tes food terlebih dahulu oleh pihak manajemen. Tidak dikenakan biaya sewa kios bagi pelaku UKM yang berjualan di sini tetapi bentuk kerja sama melalui perhitungan bagi hasil.Hasil penjualan dibagi 80 persen penjual dan 20 persen manajemen KCM. Target penjualan tiap kios harus  mencapai omzet 10 juta rupiah per bulan.

KCM menjadi bioskop kelima di kawasan Kota Jember. Kelimanya adalah New Star Cineplex (NSC), Cinemaxx, Cinema XXI CGV, dan KCM. Sebuah pertumbuhan pesat untuk industri bioskop di Jember.. Khusus untuk bioskop KCM, tersedia tiga studio dengan kapasitas kursi 180 setiap studio. 

Pengunjung sebagian besar datang dari luar kota Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Besuki, Probolinggo dan daerah sekitarnya.

Bisnis hiburan di Jember tumbuh subur karena hadirnya banyak mahasiswa dari Universitas Jember dan kampus swasta lainnya yang menjadikan Jember kota pelajar.

Bisnis petani tembakau, endamame, padi,kopi dan hasil perkebunan lainnya menjadikan Jember sebagai pusat kota dagang wilayah tapal batas Besuki. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline