Lihat ke Halaman Asli

Ari Budiyanti

TERVERIFIKASI

Lehrerin

Menghitung Detik-detik Desember

Diperbarui: 14 Desember 2021   13:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber foto: parcprovence.com via idntimes.com

Sudah terlewati jelang 365 hari
Desember hampir habis ditelan waktu
Bergulir menjadi tahun yang baru
Harapan dan cinta ditambatkan sepenuh hati

Desember adalah masa memulai
Namun sepertinya akan juga mengakhiri
Tiga tahun yang terlalui
Dalam suka dan duka yang berganti

Kini ku sedang menghitung detik-detik Desember
Rasa lelah sudah menggerogoti
Mungkinkah nanti bersua kembali
Dalam karya puisi tanpa sumber

Entahlah
Di bulan terakhir ini menghitung detik-detik
Sebelum memulai kembali pada bulan perdana
Masa-masa sudah menghias dengan kerlap-kerlip unik dan cantik
Akankah tiba bahagia yang berikutnya

Dan pemuisi ini ingin mengakhiri semua
Lukisan rasa dalam nada-nada pena
Alunan bait dan lariknya sudah tanpa pilihan diksi
Karena satu alasan jemu dalam hati

Selamat tinggal detik-detik di bulan Desember yang masih di pertengahannya
Selamat jalan segala inspirasi puisi hati yang telah menemani dengan setia

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
14 Desember 2021

24-1.897

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline