Lihat ke Halaman Asli

Teh Raja: Pemanfaatan Rambut Jagung Menjadi Minuman Teh Herbal Beserta Varian Rasanya di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto

Diperbarui: 14 Juli 2024   11:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pelatihan Ibu-ibu PKK Desa Wonoploso Pembuatan The Herbal Rambut Jagung/dokpri

Pada hari Kamis (11/07/2024), semangat pengabdian masyarakat dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali berkobar. Kali ini, para mahasiswa UNTAG Surabaya berangkat ke Desa Wonoploso, Kabupaten Mojokerto dengan membawa misi mulia mengedukasi dan memberdayakan ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah rambut jagung menjadi minuman teh herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program Pengabdian Masyarakat UNTAG Surabaya di Desa Wonoploso. Di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, para mahasiswa dengan penuh antusias berbagi pengetahuan dan keterampilan mereka kepada ibu-ibu PKK.

Salah satu mahasiswa pengabdi, Ari Setyo Wati yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan Novi Andari dengan memberikan pelatihan pemanfaatan limbah rambut jagung menjadi minuman herbal. Kami memberikan pelatihan dan pengajaran mengenai cara pembuatan teh herbal dari rambut jagung di Balai Desa Wonoploso.

Pelatihan dimulai dengan pengenalan tentang manfaat rambut jagung. Kemudian ibu-ibu PKK diajarkan cara membuat teh dari rambut jagung hingga siap untuk dikonsumsi sebagai minuman Teh Herbal. Para ibu PKK dengan penuh semangat mengikuti langkah demi langkah, mulai dari menyiapkan rambut jagung yang sudah kering, mengguntingnya menjadi kecil-kecil, hingga merebusnya dengan air panas untuk menghasilkan secangkir teh herbal yang kaya rasa dan manfaat.

Antusiasme dan partisipasi aktif dari ibu-ibu PKK menjadi bukti nyata bahwa program pelatihan ini tepat sasaran. Tak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan baru, pelatihan ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi ibu-ibu PKK untuk menghasilkan produk teh herbal rambut jagung yang bernilai ekonomis. 

Semangat pengabdian masyarakat UNTAG Surabaya patut diapresiasi. Kegigihan para mahasiswa dalam membagi ilmu dan memberdayakan masyarakat merupakan wujud nyata komitmen UNTAG Surabaya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan serta memberikan kesadaran kepada ibu-ibu PKK tentang pemanfaatan rambut jagung menjadi minuman Teh Herbal yang bermanfaat bagi Kesehatan.

"Kami ingin memberikan pengetahuan serta pelatihan kepada ibu-ibu PKK di desa gondang ini dengan keterampilan baru yaitu memanfaatkan limbah rambut jagung menjadi produk minuman Teh Herbal," ucap Ari.

Ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti pelatihan itu. Mereka berharap bisa segera mempraktikkan cara pembuatan Teh Herbal dari rambut jagung sebagai minuman Kesehatan yang juga memiliki nilai jual.

"Kami senang ikut pelatihan ini, karena dengan pelatihan ini saya tahu bahwa Teh Rambut Jagung bisa mencegah penyakit diabetes. Kami ingin segera mempraktikannya dirumah dan mengkonsumsinya" ucap Bu Sumarlik, salah satu anggota PKK Desa Gondang yang mengikuti pelatihan.

Program ini dapat memberdayakan Masyarakat, terutama pada ibu-ibu PKK lewat potensi lokal desa. Penulis berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap pelatihan ini dapat menambah pengetahuan bagi ibu-ibu PKK dan memperoleh keterampilan baru untuk memanfaatkan limbah rambut jagung menjadi minuman Teh yang dapat dikonsumsi warga desa untuk menjaga Kesehatan mereka. Kami berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline