Lihat ke Halaman Asli

D. Wibhyanto

TERVERIFIKASI

Penulis Bidang Sastra, Sosial dan Budaya

Sejarah Koperasi Simpan Pinjam dari Desa di Jerman, Mendunia Sampai ke Indonesia

Diperbarui: 17 Juli 2023   06:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

ilustrasi cover credit unions (sumber:freepik.com)

Sejarah Koperasi Simpan Pinjam dari Desa di Jerman, Mendunia sampai ke Indonesia 

Sejak 1999 penulis aktif menjadi anggota di Credit Union (CU) atau sebuah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang berbasis Komunitas Guru sekolah dan wiraswasta di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.  Hingga sekarang tahun 2023, CU ini masih beroperasi, memberikan manfaat dan berbagai layanan kepada kami para anggota koperasi. Menurut penulis CU ini dikelola secara profesional, mandiri, oleh dari dan untuk anggota sendiri, sesuai prinsip prinsip CU di seluruh dunia.

Ulasan ini mencoba menelusur ide tentang apa itu CU sebagai gerakan yang awalnya sederhana sebagai Koperasi Simpan Pinjam (KSP), tetapi akhirnya berkembang sebagai gerakan ekonomi masyarakat global, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi anggotanya.

Apa itu CU 

CU adalah lembaga keuangan yang mirip bank, yang menjalankan prinsip Lembaga Koperasi Simpan Pinjam (KSP). CU dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, yang terdiri dari individu atau kelompok yang memiliki kepentingan yang sama, seperti anggota serikat pekerja, anggota serikat pedagang asongan, anggota komunitas guru, dan lainnya.

Tujuan utama CU adalah memberikan layanan keuangan kepada anggota dengan cara yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Berbagai produk layanan keuangan itu, contohnya: tabungan, pinjaman, agunan, modal usaha, kredit konsumsi dan kartu kredit.

Keuntungan utama menjadi anggota CU adalah keanggotaan memberikan hak suara dalam pengambilan keputusan organisasi dan berhak memperoleh dividen atas keuntungan yang dihasilkan oleh CU. Selain itu, CU umumnya menawarkan suku bunga ringan dan biaya yang lebih rendah daripada Bank tradisional.

Untuk menjadi anggota, seperti halnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP), biasanya diperlukan setoran modal awal atau memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh CU itu.

Bapak CU dari Jerman

Credit Union (CU) pertama kali diperkenalkan di dunia oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen, seorang tokoh sosial dan ekonomi asal Jerman. Pada tahun 1849, Raiffeisen mendirikan Koperasi Desa pertama di kota Heddesdorf, Jerman, yang menjadi cikal bakal konsep CU.

Awalnya Raiffeisen merancang model Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk membantu masyarakat pedesaan yang berada dalam keadaan sulit, terutama petani yang menghadapi kesulitan dalam memperoleh pinjaman dengan suku bunga yang wajar dari lembaga keuangan konvensional, Bank.

Melalui koperasi tersebut, anggota dapat saling menyimpan dan meminjamkan uang satu sama lain, dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan sosial mereka.

Pengaruh ide Raiffeisen dalam mendirikan CU, lalu menyebar ke seluruh dunia, terutama setelah keberhasilannya di Jerman. Model Koperasi Simpan Pinjam yang dia ciptakan menjadi inspirasi bagi berbagai organisasi serupa di berbagai negara.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline