Surabaya (14/12/22) - Kampung Bhinneka RW XI Ngagel Rejo Surabaya memiliki banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah tari tradisional yang masih dilestarikan seperti tari remo dan sajojo. Untuk menggali informasi lebih dalam tentang Kampung Bhinneka Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi ada beberapa data yang diperoleh. Pertama, melalui hasil wawancara dengan Ketua RW bahwa toleransi antar warga dalam berbagai aspek. Dengan adanya toleransi antar warga dapat memudahkan semua lapisan masyarakat dapat hidup rukun dan tentram.
Selanjutnya, adanya tari tradisional seperti remoo dan sajojo yang masih dilestarikan masyarakat sekitar. Serta musik yang beragam seperti volksong dan hadrah. Ketua RW juga menceritakan jika tim tenis meja kampong bhinneka sering mendapatkan juara. Kedua, melalui hasil observasi yang dilakukan ketika survey lokasi adalah warga Kampung Bhinneka yang menjual makanan tradisional. Juga beberapa warga yang menyewakan baju adat daerah.
Dengan bekal informasi yang diperoleh pembuatan plakat profil Kampung Bhinneka menggunakan dua bahasa dilaksanakan bertujuan untuk memperkenalkan kampong dengan segala keunikan dan potensi agar semakin dikenal oleh masyarakatnya sendiri dan khalayak luas. Oleh karena itu, Ketua RW Kampung Bhinneka sangat setuju dengan adanya program kerja pembuatan plakat profil kampung ini.
Pembuatan plakat menggunakan besi hollow dengan ukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan banner berisi informasi berukuran 115 cm x 65 cm. Dengan tambahan logo Kampung Bhinneka dan logo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya serta tagar KKN Untag Surabaya 4. Pemasangan dilakukan pada hari Sabtu tanggal 10 Desember 2022 di depan Kantor Balai RW XI Ngagel Rejo Surabaya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H