Karya: ANDREAS RIO PAMUNGKAS
Berdasarkan penemuan nya kapal ini terbentuk dari 3 lempeng kayu rotan yang sangat kuat.
Kayu ini diambil dari tempat bujur Barat
Pulau yang berpenghuni menyeramkan
Selain dari itu Perahu ini dibuat bedasarkan karya semesta yang ditemukan oleh manusia
Awal mula manusia menduduki perahu ini
Hanya bermodal kan bambu dan arah navigasi kain angin yang berwarna Putih
Tiba saat-Nya Kapal ini bisa bergerak hanya saja lambat
Karna nahkoda kita terlalu banyak
untuk menggerakan kapal ini
Masing masing nahkoda menggunakan bambu yang dinamakan (Dayung)
Suatu ketika perahu kita dibajak oleh orang berkulit putih rambut pirang muka merah
Perahu ini dibajak selama 3 kali pergantian periode manusia
Semua penumpang di perahu ini dipaksa nelayan sampe mendapatkan ikan yang banyak, kalau tidak akan dijeburkan ditengah lautan menjadi umpan ikan buas
Kain pada kapal sebagai alat navigasi arah yang tadinya berwana putih menjadi kemerah merahan, karena darah yang bercucuran dari para penumpang
3,5 musim kemudian datang sekelempok pembajak berkulit putih bertopi sapi
Mereka pembajak handal seluruh bagian sudah hampir ia kuasai
Tiba pada saat-Nya kapal ini banyak tejadi pembantaian masa yang dilakukan kelompok pembajak bertopi sapi dengan pembajak berkulit putih wajah merah.
Darah bertumpahan demi keberhasilan menduduki kapal ini
Penumpang bersorak sorai, Ada yang menyebutnya dia lah sang penyelamat, ada pula yang menyebutnya dialah pahlawan
Tak disangka pembajak ini ternyata datang lebih kejam daripada pembajak berkulit putih muka merah.
Banyak pemerkosaan masal didalam kapal
Pembunuhan hingga pekerjaan paksa