Lihat ke Halaman Asli

Andi Wi

TERVERIFIKASI

Hai, salam!

Bersandar pada Keputusan

Diperbarui: 17 Juni 2015   10:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

1424624961592058112

[caption id="attachment_370184" align="aligncenter" width="400" caption="rehanz85.blogspot.com"][/caption]

Dari sana, kita bisa kenang
seperti yang lalu-lalu kita lakukan
hujan dan air mata
turun saling mendahului, mendarat di pipi kanan-kiri

kita bisa kenang malam ini, katamu
seperti bulan yang mati dibunuh hujan
Dan, air mata yang tempias
tergilas mimpi, yang tak bisa pas.

Seandainya kita bisa bertemu lagi, Rindu, apa yang akan kamu lakukan? tanyamu ingin tahu.

Memenggal kepalamu, jawabku khusyuk.

Rindu memang kejam
namun, lebih kejam seleksi alam
akui saja lha, sayang.
; itu memang keputusan Tuhan, kan?

Dan pelukan yang kamu lakukan secara tergesa-gesa
terlepas
terhempas
terbelah dua
tanpa bisa disatukan.

Aku dan kamu, diadili malam itu
Keputusan yang sudah kita terima
masing-masing kita makan berdua
tanpa dipamah, tanpa dikunyah
kita habiskan, tanpa sisa
; itulah keputusan Tuhan.
Apapun jadinya, hadapi tanpa tangisi

ayo peluk lagi aku
besok sudah tak ada waktu.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline