Lihat ke Halaman Asli

Aluzar Azhar

Penyuluh Agama Honorer

Ceban

Diperbarui: 16 April 2023   08:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto: Koleksi pribadi

Wi, duit ceban gak berlaku kini
Meski KPK mulai anggap gratifikasi
Aku baru ngeuh
Ketika aparat terdepan
Di sebuah jawatan
Ngedumel dikasih ceban
Padahal ia sendiri yang bilang:
Terserah ibu mau ngasih berapa
Terserah bapak mau ngasih berapa
Ketika ditanya berapa biaya admin-nya?
O, aku ngerti sekarang
Mulai goban, apalagi cepe, sumringah
Noban aja ter la lu
Apalagi ceban,
Sanah, buat kencleng sajah!
Hm,
Sudah dapat gaji pokok
Tunjangan
Fasilitas
THR pula
Lha, THR itu apa, Wi?
Eh, masih ngarep tip
Duit receh dari rakyat kecil
Padahal di halaman kantor, di pintu,
Di tembok, banner di mana-mana:
TOLAK GRATIFIKASI
Alias GRATIS
Na'uudzubillaah!

Wi, masih lihat koin-koin ini?
Begitupun mental OKNUM aparat
Duh,
Tapi berita gembiranya
Duit ceban kan masuk surga
Seperti uang kertas dua ribuan
Yang hilir-mudik ke-dari kencleng
Meski kucel bin lecek

Ujungberung@14.04.2023, 19.51

Notabene:
1. Jika sudah tidak melihat lagi uang koin kita = komitmen mengabdi aparat kita pun
2. Jika jarang melihat = pun komitmen aparat
3. Jika masih melihat uang koin = berita duka, ceban ga jadi ke surga #hehe




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline