Lihat ke Halaman Asli

Rokok Oh Rokok...

Diperbarui: 24 Juni 2015   05:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

“Merokok menyebabkan kanker, serangan jatung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin ”

Itulah kalimat yang terdapat dalam SETIAP bungkus rokok. Kalimat itu dimaksudkan agar orang-orang yang membacanya menjadi takut, enggan dan segera berhenti merokok. Namun apa yang terjadi???? Setiap harinya, ada saja perokok baru yang bermunculan, baik itu ditingkat umum, SMA dan yang lebih parah “pendatang” itu lebih banyak berasal dari kalangan pelajar SMP baik itu yang masih sembunyi-sembunyi maupun yang sudah blak- blakan.  Peringatan yang tercantum dalam bungkus rokok bagi mereka hanyalah sebuah hiasan saja, kata tanpa makna yang berarti.

Ketika ditanya mengapa anda merokok? Mengapa anda tidak berhenti merokok, bukankah dapat dilihat dengan jelas peringatan yang ada dalam setiap bungkus?

Dengan bangga mereka menjawab, “Untuk apa saya berhenti merokok? Saya akan merasa stress kalau tidak merokok. Rokok adalah satu-satunya hiburan bagi saya. Lagipula, bukankah rokok itu sumber penghasilan terbesar bagi Negara kita ini? Itu artinya kami perokok adalah pahlawan Negara.”

Sadar atau tidak, merokok merupakan hal yang paling egois di dunia ini. Bagaimana tidak?

Perokok dibagikan dalam 2 kategori, perokok aktif dan perokok pasif. Yang dimaksudkan perokok aktif adalah orang-orang yang secara nyata menghisap batangan rokok. Sedangkan perokok pasif merupakan orang-orang yang secara tidak langsung menghirup asap rokok. Setiap merokok sama saja memakan racun yang lambat laun akan membunuh si perokok tersebut. Parahnya, tidak hanya perokok itu sendiri yang akan terkena imbasnya, namun orang-orang disekitar perokok aktif tersebut. Sialnya lagi, akibat yang ditimbulkan oleh rokok kepada perokok pasif lebih besar dibandingkan dengan perokok aktif.

Harusnya para perokok itu sadar, merokok hanyalah sarana bunuh diri perlahan. Kalaupun mereka masih ingin merokok, harusnya mereka sadar diri agar tidak merokok ditempat umum karena itu merupakan tindakan yang amat sangat EGOIS.Toh Hidup hanya satu kali, kenapa harus disia-siakan untuk hal yang tidak berguna??




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline