Lihat ke Halaman Asli

Ali Mutaufiq

Konsultan

Maqashid Syariah dan Pentingnya Pendidkan dalam Pembentukan Jatidiri

Diperbarui: 30 November 2024   12:35

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber GEN AI

Ali Mutaufiq., S.E., M.M., CAIA.,CODS

Pendahuluan

Maqashid Syariah atau tujuan-tujuan syariah merupakan konsep penting dalam Islam yang mengarah pada pemahaman mendalam tentang tujuan dari hukum-hukum Islam. Dalam kerangka ini, pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk jatidiri seorang Muslim, baik dari sisi spiritual, moral, maupun sosial. Pendidikan yang berbasis pada prinsip-prinsip Maqashid Syariah dapat membantu membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kesadaran sosial yang tinggi. Artikel ini akan membahas mengenai Maqashid Syariah, pentingnya pendidikan, serta bagaimana pendidikan berperan dalam pembentukan jatidiri umat Islam, yang dilengkapi dengan ayat Al-Qur'an, hadis, dan referensi yang relevan.

Maqashid Syariah: Pengertian dan Tujuan

Pengertian Maqashid Syariah

Maqashid Syariah berasal dari kata "maqashid" yang berarti tujuan atau maksud, dan "syariah" yang berarti hukum Islam. Dengan demikian, Maqashid Syariah merujuk pada tujuan utama yang ingin dicapai melalui penerapan hukum-hukum syariah dalam kehidupan umat Islam. Tujuan ini meliputi aspek-aspek kehidupan yang penting, baik duniawi maupun ukhrawi.

Imam Al-Shatibi dalam bukunya Al-Muwafaqat mengemukakan bahwa Maqashid Syariah terdiri dari lima pokok yang sangat mendasar dalam kehidupan umat Islam, yang dikenal dengan istilah "al-daruriyyat al-khams" (lima kebutuhan dasar). Kelima tujuan tersebut adalah:

  1. Memelihara Agama (Hifz al-Din)Tujuan pertama adalah menjaga agama Islam sebagai landasan hidup umat Muslim. Ini berarti pendidikan yang berbasis agama menjadi penting untuk menjaga iman dan keyakinan umat, serta mencegah penyimpangan dari ajaran Islam.
  2. Memelihara Jiwa (Hifz al-Nafs)

          Islam mengajarkan pentingnya menjaga kehidupan dan kesejahteraan jiwa manusia. Pendidikan yang benar akan membentuk                individu dengan mental yang sehat dan stabil, serta mampu menjaga diri dari perbuatan yang membahayakan jiwa, seperti                        bunuh diri, kekerasan, atau perbuatan destruktif lainnya.

    3. Memelihara Akal (Hifz al-Aql)

       Akal merupakan anugerah yang sangat penting yang diberikan oleh Allah. Maqashid Syariah menekankan pentingnya pendidikan          yang dapat mengembangkan dan menjaga akal manusia. Pendidikan yang baik akan menciptakan individu yang cerdas dan                        mampu berpikir dengan rasional serta bijak dalam menjalani hidup.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline