Lihat ke Halaman Asli

Ali Arief

Seniman

Puisi | Celoteh Sang Jantan

Diperbarui: 24 November 2019   23:56

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Paruhmu indah bersuara merdu

Di saat fajar melintas ragu

Tersembul membusung berani

Menyambut hadirnya mentari pagi

Seiring waktu berpindah silih berganti

Celoteh Sang Jantan...

Dengarkan kepak-kepak sayapku

Membangunkan dengkuran napas berbau

Berselimut tebal di udara dingin membeku

Melepas lelah menahan kantuk 

Sang Jantan berteriak keras

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline