Lihat ke Halaman Asli

Alfira Fembriant

TERVERIFIKASI

Instagram : @Alfira_2808

Rangkap Tugas tapi Tidak Ada Gaji Tambahan, Begini Saya Menjalankannya

Diperbarui: 13 Agustus 2021   03:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi seseorang dengan rangkap tugas/multitask. Sumber: Shutterstock via Kompas.com

Juli 2012, saya diterima pada suatu perusahaan dengan job desc menjadi Penyiar Radio. Dan job desc tersebut masih berlangsung hingga sekarang tahun 2021.

Hanya perbedaannya, sekarang bukan hanya menjadi Penyiar Radio saja, melainkan juga merangkap Manajemen Keuangan sejak Januari 2014 dan juga Direktur Musik atau orang lebih familiar dengan Music Director alias 'MD' sejak Februari 2019.

Saat perusahaan membutuhkan posisi yang kosong bisa diisi dengan segera, daripada mencari tenaga baru, lebih baik memaksimalkan tenaga yang ada. Sehingga terjadilah yang namanya rangkap tugas untuk mengoptimalkan potensi yang ada di antara para karyawan.

Yang jelas tiap perusahaan berbeda-beda kebijakannya. Ada yang rangkap tugas dengan tambahan gaji, ada juga rangkap tugas tapi gaji tetap sama seperti semula.

Nah, untuk ketiga job desc saya ini kebetulan gaji tetap sama atau tidak ada gaji tambahan. Dan beginilah cara saya dalam menghadapi atau menjalankan rangkap tugas dengan realita yang ada tersebut:

Jadikan tugas sebagai petualangan dan tantangan baru

Saya lulusan Economy Management, tetapi saya malah menjadi penyiar radio. Jika di profesi ini seharusnya lulusan jurusan Komunikasi, tapi realitanya tidak semua jurusan perkuliahan sesuai dengan job desc yang kita dapat di masa depan.

Ketika mendapatkan job desc yang tidak sesuai dengan jurusan perkuliahan, hal tersebut tetap kita terima dan jalani untuk pemasukan di keseharian dan menganggapnya sebagai tantangan.

Sama halnya seperti mendapatkan tugas lainnya di luar perjanjian awal kinerja, hal yang dapat dijalani adalah dengan menjadikan tugas sebagai petualangan dan tantangan baru.

Semakin banyak tugas yang dapat kita jalankan, semakin banyak pula keahlian yang kita miliki, secara tidak langsung semakin kuat juga posisi kita di perusahaan tersebut.

Tidak semua karyawan mampu atau mempunyai keahlian yang sama seperti kita yang dapat menjalankan tugas lebih dari satu, sehingga posisi kita di perusahaan tersebut tidak mudah digantikan orang lain atau dapat mencegah tidak diperpanjangnya kontrak kerja.

Ilustrasi from Freepik

Tidak menilai semua tugas dengan uang, melainkan pengalaman baru

Salah satu contoh gampangnya adalah menulis di forum ini (Kompasiana). Saya tetap menulis walau mendapat K-Rewards yang (mohon maaf) sangat sedikit. Bahkan tidak pernah mendapatkan K-Rewards, juga tetap menulis.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline