Lihat ke Halaman Asli

MUHAMMAD NABIL ALBANI

22107030035 [Mahasiswa Aktif UIN Sunan Kalijaga]

Stardew Valley, Game dengan Fitur yang Kompleks dan Menariknya Hanya dibuat oleh Satu Orang Saja

Diperbarui: 9 Februari 2023   21:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

(Sumber: Screenshot Pribadi)

Stardew Valley merupakan game simulasi pertanian dimana pemain dituntut untuk mengembangkan lahan pertanian yang telah diwariskan oleh kakek (pemain). Game yang dikembangkan oleh satu orang saja ini telah diunduh lebih dari satu juta orang di Play Store. Eric Barone, juga dikenal sebagai ConcernedApe adalah pengembang dari video game Stardew Valley. Butuh sekitar 5 tahun bagi Eric untuk mengembangkan game ini hingga dapat diluncurkan.

Pada awal cerita game, pemain adalah seorang pekerja kantoran kota yang bekerja di perusahaan bernama Joja Mart. Namun, karena merasa bosan dengan pekerjaan dan kehidupannya di kota, dia mencoba untuk pergi ke desa bernama Pelican Town. Desa ini merupakan dimana Almarhum kakek pemain tinggal. Singkat cerita ketika sampai di Pelican Town pemain bertemu dengan kepala desa bernama Lewis. Pemain dipandu ke rumah Almarhum kakek tinggal dan memberikan sebuah surat wasiat yang ditinggalkan kakek kepada pemain. Kurang lebih isi suratnya menjelaskan tentang untuk merawat lahan pertanian yang sekarang ditumbuhi dengan semak belukar dan pepohonan. Maka dari itu pemain harus bisa merawat kembali dan menghidupkan suasana pertanian seperti sedia kala.

Game dengan kategori RPG Pertanian ini dapat dimainkan diberbagai platform (Cross-Platform). Mulai dari Microsoft, Windows, Linux, Playstation, X-Box, hingga Mobile. Stardew Valley diluncurkan mulanya pada tanggal 26 Februari 2016. Namun, hingga kini (Stardew Valley) masih digemari oleh banyak orang. Hanya dalam sebulan peluncurannya, game ini telah terjual satu juta copy di Steam.

Platform mobile baru saja mendapatkan pembaharuan berupa versi 1.5 pada tanggal 7 Januari 2023. Dimana versi ini mendapatkan update mengenai map baru (Ginger Island), penambahan fitur aquarium, hingga bisa duduk di kursi. Pembaharuan versi ini merupakan pembaharuan yang paling ditunggu-tunggu oleh para pemain mobile. Karena untuk platform lain seperti Microsoft dan Playstation sudah setahun lalu mendapat update versi 1.5.

Di game Stardew Valley ini pemain dapat melakukan kegiatan lain seperti menambang, memancing, menebang pohon, berburu monster, berinteraksi dengan NPC, hingga menikahi NPC di game. Jadi tidak hanya monoton berkebun di lahan pertanian saja namun pemain dapat menikmati berbagai fitur yang ada di game agar tidak merasa bosan.

Beberapa fitur di game Stardew Valley yang dapat dilakukan pemain seperti:

  • Berkebun 

Tanaman buah belimbing yang ditanam pada musim panas (Sumber: Screenshot Pribadi)

Pemain dituntut untuk bisa mengelola dengan baik lahan pertaniannya dengan cara menanam bibit pohon, buah, dan sayur. Namun, perlu diingat bahwa di game Stardew Valley terdapat 4 musim. Pemain harus bijak menanam bibit agar dapat tumbuh dan dapat dipanen setelah besar. Terdapat bibit-bibit yang khusus ditanam disetiap musimnya. Seperti bibit tanaman yang dapat ditanam pada musim semi (Spring) diantaranya adalah bibit lobak, parsnip, kentang, bawang putih, bunga tulip, strawberry, dll. Bibit musim panas (Summer) melon, belimbing, padi, bunga poppy, dll. Bibit musim gugur (Fall) pumpkin, jagung, terong, anggur, bunga mawar, dll. Musim dingin (Winter) disaat musim ini tiba tidak ada bibit yang bisa ditanam karena semua lahan pertanian tertutup oleh salju.

Perlu diperhatikan bahwa jika pemain menanam bibit diwaktu yang salah maka bibit tanaman tidak akan tumbuh. Jika waktu panen tiba, pemain dapat menjual hasil panennya di shipping bin dan juga di toko pierre.

  • Berternak 

Berternak sapi, kambing, dan babi (Sumber: Screenshot Pribadi)

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline