Lihat ke Halaman Asli

Ahsanuz Zikri

Mahasiswa Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Penguatan Kapasitas Budidaya Sayur Hidroponik di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh

Diperbarui: 22 Oktober 2024   12:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar: Dokumen penulis

Penulis: Faisal Ali Ahmad, Ahmad Fauzan dkk

Sumber gambar: Dokumen penulis

Sumber gambar: Dokumen penulis

Panti Asuhan Aisiyah di Payakumbuh akhir-akhir ini melakukan inovasi dengan meningkatkan kapasitas budidaya sayuran hidroponik. Program ini dilakukan dengan tujuan untuk mengasah keterampilan anak-anak panti, serta berkontibusi terhadap ketahanan pangan setempat. Program ini memberikan keterampilan praktis kepada anak-anak di panti asuhan seperti cara merawat sayuran, mengelola nutrisi, serta menanggulangi hama dan penyakit yang menyerang sayuran.

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah tetapi dengan menggunakan air kaya nutrisi, metode hidroponik ini dipilih untuk mengembangkan potensi anak-anak panti asuhan. Metode hidroponik memungkinkan sayuran mendapatkan nutrisi secara efisien melalui larutan airnya, sehingga produksi sayuran lebih cepat dan berkualitas. Metode hidroponik ini cocok karena hanya memerlukan lahan yang terbatas dan relatif mudah digunakan di lingkungan perkotaan seperti Payakumbuh.

Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas yang diketuai oleh Faisal Ali Ahmad, SP., M.Si serta angota tim Ahmad Fauzan dkk, menunjukkan bahwa penerapan metode hidroponik di panti asuhan Aisyiyah memberikan dampak yang sangat besar, baik dari segi pendidikan, perekonomian, dan peningkatan gizi bagi warga panti asuhan.

Sumber gambar: Dokumen penulis

Sumber gambar: Dokumen penulis

Pada pengabdian ini ditemukan bahwa pengguna fasilitas yang berpartisipasi dalam program hidroponik memiliki pemahaman yang lebih baik tentang teknik pertanian modern, sekaligus meningkatkan asupan sayur-sayuran di dalam fasilitas secara signifikan, yang berdampak positif pada kesehatan.

Program ini dapat dioptimalkan dengan meningkatkan keterlibatan anak-anak panti dalam kegiatan budidaya. Mereka yang berminat tidak hanya dapat menafkahi panti asuhan, tetapi juga mengikuti program pelatihan panti asuhan serta memperoleh ilmu dan keterampilan baru. Oleh karena itu, program ini tidak hanya membangun kapasitas anak yatim namun juga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam ketahanan pangan. Program budidaya sayuran hidroponik ini juga memberikan kesempatan kepada panti asuhan untuk mendirikan unit usaha mandiri.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline