Nama: Mita Nur Safira
NIM: 2014140185
Prodi: Akuntansi Syariah (6C)
Apakah Kamu tahu hubungan antara hasil dan risiko dalam investasi? Mengapa keduanya saling terkait? Memahami hubungan antara pengembalian hasil dan risiko dalam investasi akan membantu Kamu membuat keputusan investasi yang lebih baik.
Ada beberapa kelas aset, termasuk obligasi, emas, dan saham. Ketika memiliki aset-aset ini, penting untuk memahami cara membedakannya dalam hal return dan risiko. Hal ini akan membantu Kamu lebih mudah menyesuaikan tujuan dan proses investasi Kamu.
APA SIH RETURN, DAN APA SIH ITU RISIKO?
Return dan risiko terkait erat karena penilaian investasi adalah kompromi antara keduanya. Return dan risiko berhubungan positif, yaitu semakin besar risiko, semakin besar pula return yang harus dikompensasikan.
Di sisi lain, return adalah uang yang diperoleh atau hilang sebagai hasil dari aktivitas investasi selama periode waktu tertentu. Secara sederhana, return adalah pengembalian yang diterima investor sehubungan dengan dana yang mereka investasikan.
Return dapat dinyatakan dalam bentuk nominal, seperti uang yang diperoleh atau hilang, yang tercermin dalam perubahan nilai mata uang selama periode waktu tertentu. Namun, pengembalian juga dapat dinyatakan sebagai persentase, dihitung sebagai rasio pendapatan terhadap 'modal awal' investasi.
Dengan demikian, risiko adalah probabilitas kerugian dari aktivitas investasi yang mungkin dihadapi investor. Dengan adanya risiko ini, investor tentu saja dapat kehilangan sebagian atau seluruh modal investasinya. Namun, di balik risiko investasi, terdapat potensi keuntungan yang dapat dipetik di masa depan. Semakin tinggi risikonya, maka semakin besar pula keuntungannya. Sebaliknya, semakin rendah risikonya, semakin rendah pula potensi keuntungannya.
Komponen-Komponen Return
Return terdiri dari 2 komponen utama, yaitu:
Yield