Lihat ke Halaman Asli

Afzil Ramadian

Aparatur Sipil Negara di Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dosen di Universitas Djuanda Bogor

Pesona Telaga Nengguambu

Diperbarui: 6 November 2022   20:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto. Pemandangan di area telaga. Foto Afzil

Nengguambu dapat diartikan sebagai Pelindung (pohon beringin yg mengelilingi telaga), sehingga siapapun yg datang ke telaga Nengguambu dengan maksud baik pasti akan aman dan terlindungi. Telaga nengguambu terletak didaerah di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Telaga ini tidak jauh dari wisata alam kali biru. Luas dari telaga ini lebih kurang 1 ha, dan memiliki kedalaman sebesar 7 s. D 8 meter.

Foto. Swa foto di area telaga. Foto Afzil

Permukaan telaga berwarna hijau dan dikelilingi hutan yang lebat. Air di telaga masih sangat bersih dan belum tercemar. Sehingga kita dapat melihat pemandangan ekositem bawah air yang sangat indah, missal ada beberapa kumpulan ikan asli (endemic) papua yang bermain di Kawasan telaga, serta tumbuhan yang berada didalam air.

Lokasi telaga ini dijaga oleh lima suku asli papua, yaitu suku manggo, suku yosuha, suku tarko, suku bueh, dan suku kase. Lima suku ini menjaga ekosistem agar air yang berada di telaga dapat layak dikonsumsi serta sumber daya alam tetap lestari dan aman.

Selain dari pesona alamnya, telaga ini memiliki potensi ikan air tawar yang meliputi Ikan gabus sentani, gabus malas, gabus berap, udang galah, ikan pelangi, gurami, kakap air tawar, tawes merah, sepat siam, sidat, dan ikan betok

Salah satu ikan endemik papua. Foto Afzil

Foto. ikan tawes . Foto Afzil

Foto. Salah satu ikan endemik papua (gabus malas) . Foto Afzil

Foto. udang selingkuh . Foto Afzil

Foto. Swa foto dengan Udang selingkuh. Foto Afzil

Cara penangkapan ikan di lokasi ini masih menggunakan tombak dan alat tangkap pancing, sehingga ikan yang tertangkap sangat selektif. Adapaun ikan yang tertangkap hanya dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga keberlanjutan ekosistem ikan masih sangat terjaga.

Untuk memanfaatkan potensi alam ini, perlu ada dukungan dari pemerintah, masyarakat dan berkolaborasi dengan pihak swasta. Karena dilihat dari potensi alam yang asli dan belum tereksplor secara masif, dapat dikembangkan menjadi wisata yang meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline