Lihat ke Halaman Asli

Afpriyanto

Mahasiswa S2 Unhan RI

Keputusan Persediaan dalam Proses Manufaktur

Diperbarui: 13 Maret 2023   20:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi : https://www.jejaktapak.com/

I. Pengertian

Keputusan persediaan adalah proses yang digunakan untuk menentukan berapa banyak bahan baku, komponen, barang jadi, dan / atau layanan yang harus dibeli, dibuat, atau disediakan dalam jumlah yang tepat dan waktu yang tepat. Keputusan persediaan dapat dibagi menjadi tiga keputusan utama yang termasuk :

  • Keputusan jumlah pesanan ekonomis (EOQ): Keputusan ini berfokus pada jumlah yang harus dipesan sekali untuk meminimalkan biaya persediaan secara keseluruhan. 
  • Keputusan titik reorder (ROP): Keputusan ini berfokus pada titik atau batas minimum stok yang harus dicapai sebelum pesanan baru dibuat. 
  • Keputusan tingkat pengiriman: Keputusan ini berfokus pada jumlah yang harus dikirimkan pada setiap pesanan.

II. Contoh Kasus

Kasus : Jika suatu perusahaan memiliki profil permintaan cukup konstan sepanjang tahun, dan tahun lalu perusahaan menjual 10.000 unit komponen rompi anti peluru. Untuk jumlah penjualan ini memerlukan biaya pesanan sekitar 5 juta rupiah setiap kali pesanan, dan biaya penyimpanan sebesar 15 persen dari biaya pembelian. Perusahaan membeli dengan harga 1 juta rupiah per unit bahan baku komponen rompi anti peluru. Berapa banyak yang harus dipesan perusahaan sekaligus agar diperoleh biaya yang ekonomis?..

Jawaban : Dalam kasus di atas, biaya pembelian bahan baku adalah 1 juta rupiah per unit, sedangkan biaya penyimpanan adalah 15 persen dari biaya pembelian. Berdasarkan informasi yang diberikan, perusahaan harus melakukan keputusan jumlah pesanan ekonomis (EOQ) untuk meminimalkan biaya persediaan secara keseluruhan. Maka jumlah optimal persediaan yang harus dipesan adalah dihitung dengan menggunakan formula sebagai berikut :

EOQ = (2 x Permintaan Tahunan(D) x Biaya Pesanan(S)) Biaya Penyimpanan (H)
Jadi, untuk kasus yang ada, EOQ adalah :

EOQ = (2 x 10.000 unit x 5 juta rupiah) 0,15 x 1 juta rupiah
EOQ = (20.000 x 5.000.000) 150.000
EOQ = (100.000.000.000) 150.000
EOQ = 666.666,7
EOQ = 816,496601 unit

Jadi, perusahaan harus memesan 816,496601 atau dibulatkan menjadi 817 unit komponen rompi anti peluru untuk memperoleh biaya yang ekonomis.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline